Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) melakukan upaya pemulihan layanan telekomunikasi yang sempat terganggu di wilayah Maluku Utara (Malut) seperti di Sanana, Labuha, Ternate dan Sofifi (Halmahera) dan kini mulai normal.
"Gangguan yang terjadi sejak Rabu (26/12) pukul 06.23 WIB ini disebabkan oleh putusnya kabel laut serat optik ruas Namlea - Sanana di titik 183km dari Tersili," kata Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo melalui siaran pers.
Dia menyatakan, Telkom terus berupaya memulihkan layanan yang terganggu dan saat ini, layanan telekomunikasi di wilayah Sanana dan Labuha telah kembali normal.
Sedangkan untuk Ternate dan Halmahera, saat ini menggunakan backup sistem satelit dengan kapasitas yang masih terbatas.
"Telkom menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi kepada pelanggan yang terkena dampak gangguan ini, khususnya pelanggan Telkomsel dan IndiHome, serta beberapa pelanggan corporate dan instansi pemerintahan. Untuk mempercepat pemulihan, Telkom mengirimkan tim ahli dari Makassar dan Jakarta sehingga diharapkan proses recovery dapat berlangsung lebih cepat," katanya.
Oleh karena itu, Telkomsel menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pelanggan, kami terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar proses perbaikan dapat diminimalisir waktunya, sehingga pelanggan segera bisa menikmati komunikasi secara maksimal.
Dia menambahkan, Telkomsel senantiasa berkomitment memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan dengan selalu berupaya menjaga kualitas layanan dan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pelanggan serta masyarakat secara umum.
"Untuk memberikan pelayanan terkait segala kebutuhan dan permasalahan pelanggan, Telkomsel menyediakan layanan GraPARI," ujarnya.
Sebelumnya, pelanggan Telkomsel di Ternate berebut untuk membeli kartu indosat, menyusul layanan telekomunikasi melalui jaringan telkomsel mengalami kerusakan akibat adanya jaringan optik yang rusak selama tiga hari terakhir.
Baca Juga: Jaringan Telkomsel di Lokasi Tsunami Anyer Ditarget Pulih Minggu Sore
Warga Ternate sejak terganggunya jaringan telkomsel yang mengakibatkan seluruh layanan telekomunikasi putus total, sebagian besar pelanggan beralih menggunakan kartu Indosat dan akibat dari rusaknya jaringan telkomsel itu mengakibatkan aktivitas di pemerintahan maupun swasta terganggu, karena sebagian besar menggunakan jaringan telkomsel. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Honor Siapkan HP Gahar dengan Baterai 14.000 mAh, Bye-bye Powerbank
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
-
3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber