Suara.com - Terakhir kali astronot diluncurkan dari tanah AS adalah kembali pada tahun 2011 di atas pesawat ulang-alik Atlantis. SpaceX dan NASA mengambil langkah lain menuju peluncuran kru kembali.
SpaceX Crew Dragon berada di atas roket Falcon 9 dan kapsul serta roket sekarang bersiapp pada peluncuran di Kennedy Space Center, Florida.
SpaceX dan pendirinya Elon Musk sama-sama berbagi gambar tentang kapsul yang cantik ini.
"Falcon 9 di landasan peluncuran dengan Crew Dragon & jalur astronot baru," Musk menulis beberapa waktu lalu.
Musk kemudian mengklarifikasi, "Maaf, harus jelas, gambar ini semua nyata. Tidak ada yang diedit." Pengusaha SpaceX menjawab pertanyaan yang menanyakan apakah akan ada kamera di jalan dengan mengatakan, "Ya, akan sangat intens. Penerbangan awal sangat berbahaya, karena ada banyak perangkat keras baru."
SpaceX berbagi bidikan istimewa Falcon 9 dengan latar belakang awan kemerahan.
SpaceX berharap membuat sejarah dari Launch Complex 39A, yang juga menjadi tuan rumah peluncuran misi Apollo 11 moon pada 1969 dan misi luar angkasa pertama pada 1981.
Musk, yang dikenal karena selera humornya yang unik, bercuit gambar yang muncul menunjukkan pintu ke Crew Dragon dengan membaca tanda bergaya taman hiburan, "Anda harus setidaknya setinggi ini untuk naik."
Misi SpaceX Demo-1 Commercial Crew dijadwalkan diluncurkan pada 17 Januari mendatang setelah mengalami kemunduran yang seharusnya pada 7 Januari lalu. Tanggal peluncuran berubah-ubah, sehingga mungkin ada penundaan lebih lanjut, mengingat penutupan pemerintah AS yang sedang berlangsung.
Baca Juga: Elon Musk Pamer Purwarupa Pesawat Antariksa SpaceX
Tidak akan ada manusia di kapal untuk misi ini. NASA dan SpaceX akan mengumpulkan data tentang bagaimana kinerja roket dan pesawat ruang angkasa melalui peluncuran, di orbit, dan dengan berlabuh di Stasiun Luar Angkasa Internasional dan kemudian kembali ke Bumi.
Jika semuanya berjalan dengan baik, SpaceX dan NASA berharap mengirim astronot ke orbit di dalam Dragon Crew di akhir tahun. Boeing juga bekerja pada kapsulnya sendiri dan mengincar penerbangan uji Starliner tanpa pegas musim semi ini. [Cnet]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation