Suara.com - Huawei telah memperkenalkan prosesor server berbasis ARM terbarunya. Yaitu Huawei Kunpeng 920 yang diklaim sebagai prosesoer server ARM terkuat untuk saat ini.
Prosesor Huawei ini diklaim mampu meningkatkan performa dan efisiensi untuk komputasi big data, penyimpanan terdistribusi, dan aplikasi ARM.
Baca Juga : Ditakuti AS dan Eropa, Ini 6 Kekuatan Rahasia Merek Cina Huawei
Huawei Kunpeng 920 sendiri adalah prosesor 64 core berbasis ARM yang dengan kecepatan 2,6 GHz. Prosesor server ini sudah diproduksi dengan proses fabrikasi 7 nm.
Dengan proses fabrikasi 7 nm, diklaim meningkatkan performa per watt Huawei Kunpeng 920 secara signifikan. Dengan daya yang lebih irit, namun performanya meningkat tajam.
Baca Juga : Blokir Huawei, Jepang Pilih Nokia dan Ericsson
Huawei Kunpeng 920 yang berbasis arsitektur ARMv8 ini memiliki kemampuan prediksi percabangan dalam sebuah algoritma yang cepat.
Prosesor diklaim memiliki performa 25 persen lebih baik dibanding yang lain. Juga diklaim 30 persen lebih efisien dalam pemakaian daya.
Huawei Kunpeng 920 ini telah mendukung RAM DDR 4 hingga 8 channel. Dengan Pemakaian RAM 8 channel ini diklaim memiliki bandwith 46 persen lebih lebar.
Baca Juga : Huawei Mengajukan Paten 3D CuteMoji, Pesaing Animoji Apple
Huawei Kunpeng 920 juga mendukung interface PCIe Gen 4 dan CCIX yang memiliki bandwith hingga 640 Gbps.
Nantinya, Huawei Kunpeng 920 ini akan dipakai dalam tiga varian TaiShan server.
Prosesor server ini membuktikan kemampuan Huawei dalam memproduksi chip. Huawei Kunpeng 920 diprediksi bakal jadi penguasa kelas server ARM.
Berita Terkait
-
Huawei Pura 90s Series Segera Masuk Indonesia, Bawa Kamera Telephoto 200MP dan AI Canggih
-
Huawei Pura 90s Series Siap Masuk Indonesia Pamer AI dan Kamera Telephoto 200MP
-
Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film
-
Smartwatch Huawei yang Bagus Seri Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik
-
Huawei MatePad Pro Max Meluncur, Tantang Dominasi Laptop dengan AI PC-Level dan Desain Tertipis
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN