Suara.com - Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, menjadi bulan-bulanan di negerinya setelah ia tampil aneh, dengan dua kaki kiri, dalam sebuah foto keluarga yang diedit asal-asalan.
Foto yang menggambarkan Morrison bersama istri serta dua anak mereka itu disiapkan untuk menjadi foto resmi website pribadi sang perdana menteri. Tetapi seorang staf lalu mengedit foto tersebut, untuk menghilangkan sepatu di kaki kiri Morrison yang tampak kotor.
Niat sang staf mungkin baik, tapi kualitas suntingannya buruk. Hasilnya di foto itu Morrison seperti memiliki dua kaki kiri.
Alhasil, setelah diunggah ke internet, kesalahan itu dengan cepat ditemukan oleh para warganet Australia. Morrison pun menjadi sasaran cemooh di media-media sosial.
Seorang juru bicara kantor perdana menteri, seperti dilansir Reuters, Rabu (9/1/2019), kemudian menjelaskan ke publik bahwa foto itu disunting tanpa sepengetahuan dan izin Morrison.
Morrison sendiri kemudian angkat bicara. Melalui Twitter, ia dengan nada bercanda mengatakan bahwa sang staf yang ceroboh seharusnya memperbaiki kepalanya yang mulai botak.
Adapun insiden itu terjadi ketika Morrison dan koalisi Liberal - Nasional sedang berusaha untuk mempertahankan kekuasaan jelang pemilihan umum pada Mei mendatang. Saat ini koalisi Morrison tertinggal dari Partai Buruh dalam beberapa jajak pendapat.
"Untuk terpilih kembali, Morrison harus memastikan segalanya berjalan benar," kata Haydon Manning, pakar politik dari Flinders University, Australia Selatan. (Reuters)
Berita Terkait
-
25 Prompt AI Edit Foto Hari Kemerdekaan RI ke-81, Hasil Natural Cocok untuk Medsos
-
2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?
-
Kisah di Balik Video Viral Kakek Roy Kebingungan di Halte Cawang Transjakarta
-
Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir
-
Insiden Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, Aksi Boikot Produk OT Group Menggema, Apa Saja Produknya?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
-
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus
-
Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026
-
Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit
-
Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran
-
Mensesneg Ungkap Status Guru PPPK Akan Dipindah Jadi Pegawai Pusat
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan