Suara.com - Seiring dengan momentum Debat Pilpres 2019 perdana yang diselenggarakan KPU di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019) malam, Suara.com pun menayangkan sebuah polling sederhana. Diketahui, acara debat sendiri telah resmi berakhir dan ditutup oleh host Ira Koesno dan Imam Priyono sekitar pukul 22.25 WIB.
Polling yang dibuat di laman Suaradotcom di Facebook itu sendiri mulai tayang Kamis (17/1) pagi, atau tepatnya pukul 09.28 WIB, dengan pertanyaan sedehana: Jelang Debat Pilpres 2019 kamu dukung siapa? Polling ini sendiri masih belum berakhir, namun sudah bisa dirangkum hasil sementaranya di sini.
Hasilnya, sekitar pukul 22.30 WIB atau setelah tayang kurang lebih 13 jam, ternyata pendukung pasangan calon (paslon) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi) mendominasi dengan 63% (dipilih sebanyak 5.500-an voters). Sementara paslon Joko Widodo - Ma'ruf Amin (Jokowi-Maruf) hanya mendapatkan vote sebesar 37% (3.200-an pemilih).
Polling tersebut sejauh ini mencatatkan angka reach 83.866, dengan reaksi mencapai 3.018 (termasuk komentar dan share). Tepatnya, polling sejauh ini telah dikomentari sebanyak sekitar 1.000-an kali, dengan jumlah share 229, sementara jumlah klik sejauh ini mencapai 9.286 kali.
Sejumlah besar komentar pun tak ketinggalan dituliskan para netizen, baik yang mendukung paslon nomor urut 02 (Prabowo-Sandi) maupun nomor urut 01 (Jokowi-Maruf).
"Pilih no 2 dong.. Yang berkwalitas, berwibawa, cerdas, sehat, pintar, segala aspek, kaya, briliant, muda," tulis pemilik akun Muhammad Ilbar misalnya.
"So pasti no 2... Terima kasih pak Prabowo - Sandi sudah buka mata kami," komentar pemilik akun Agus Tan pula.
"Pilih no 2, klo no 1 ntar takutnya isi Indonesia ikut dijual, kayak bandara, jalan tol dan pelabuhan," tulis akun Patra Ardiansyah.
"Saya pilih yang bersih.. Jokowi bersih dari korupsi. Prabowo bersih dari prestasi dan suka pesimis," komentar Indra Yusepa pula di sisi sebaliknya, sebagai pendukung paslon nomor urut 01.
Baca Juga: Jokowi ke Prabowo: Saya Tak Punya Beban Masa Lalu, Jadi Enak Bekerja
"Saya pilih Jokowi karena beliau merakyat, optimis tidak pesimis. Saya pilih Jokowi karena kerjanya nyata pembangunan sudah banyak. Saya pilih Jokowi karena dia bicara real apa adanya. Saya ga suka hoax yang suka membuat berita bohong dan menjelekkan orang," tulis Rika Saragih di bagian lain.
"Indonesia butuh pemimpin tegas seperti beliau. Indonesia butuh pemimpin hebat seperti beliau. Indonesia butuh pemimpin cerdas seperti beliau. Indonesia butuh pemimpin pekerja keras seperti beliau. Karena bangsa ini akan menangis bila kehilangan figur merakyat seperti beliau. Ya Allah ya Rabb-ku... lindungilah selalu presiden kami dan keluarganya. Berkahilah Bpk Jokowi di Pilpres 2019. Amin ya rabbala alamin," komentar akun Apriyadi pula dilengkapi doa.
Berita Terkait
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
POLLING: Apa Strategi Mudik 2026 Biar THR Lebaran Tidak Amblas?
-
POLLING: Mudik 2026 Kamu Naik Apa?
-
POLLING: Apakah John Herdman Bakal Senasib Seperti Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong?
-
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan