Suara.com - WhatsApp akan menindak tegas dengan memblokir atau menghapus akun atau nomor yang ketahuan menyebar hoaks, demikian dikatakan Wakil Direktur Kebijakan Publik dan Komunikasi WhatsApp, Victoria Grand, di Jakarta, Senin (21/1/2019).
Grand mengatakan untuk memblokir sebuah nomor atau akun, maka WhatsApp akan melihat apakah perilakunya mencurigakan atau tidak - seperti sering meneruskan konten-konten di luar batas normal - karena WhatsApp tak bisa membaca isi pesan yang dikirim via layanannya.
"WhatsApp tidak bisa melihat isi pesan. Jadi yang paling mungkin adalah melihat perilakunya," kata Grand.
Pada hari yang sama Grand bersama Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, mengumumkan bahwa pengguna WhatsApp di Indonesia kini hanya bisa meneruskan sebuah pesan sebanyak lima kali.
Kebijakan itu diambil WhatsApp karena platform komunikasi berbasis internet itu sering dimanfaatkan untuk menyebarkan hoaks.
Sebelumnya untuk mengatasi hoaks, WhatsApp menyematkan label "forward" pada semua pesan yang diteruskan. Selain itu setiap akun atau nomor juga hanya bisa meneruskan 20 pesan.
WhatsApp sendiri juga memiliki fitur pelaporan melalui aplikasi, jika mendapat pesan berantai yang bersifat negatif. Untuk memanfaatkan fitur itu, pengguna bisa menglik titik tiga di pojok kanan aplikasi dan menekan pilihan "report" untuk melaporkan akun tersebut. (Antara)
Berita Terkait
-
WhatsApp Rilis Fitur Riwayat Pesan Grup: Anggota Baru Bisa Langsung Update Tanpa Screenshot
-
Pentingnya Berpikir Skeptis Digital di Era Banjir Informasi
-
Lebih Praktis dan Aman, Ini Nomor WhatsApp Indodana Finance Resmi
-
10 Cara Buka Keberuntungan di Tahun Baru Imlek di WhatsApp: Fitur Canggih Bikin Hidup Hoki dan Aman
-
Viral Kejagung Geledah Rumah Pejabat Pajak Temukan Rp 920 Miliar, Kemenkeu Pastikan Hoaks
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Poster Resmi Motorola Edge 70 Fusion Ungkap Fitur Kamera Sony Terbaru
-
68 Kode Redeem FF Terbaru Update 23 Februari, Sikat 90 Diamond dan Skin Panther!
-
Nintendo Switch Disita, Viral Bocah 11 Tahun Tembak dan Bunuh Sang Ayah
-
5 Rekomendasi HP yang Ada Foto Live Terbaik, Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP Vivo Layar Besar dengan Panel Tajam dan Refresh Rate Tinggi
-
Video Unboxing Samsung Galaxy S26 Ultra Muncul: Fitur Kamera dan Skor AnTuTu Terungkap
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Infinix Note 60 Pro, HP Midrange dengan Matrix Display
-
Kebangkitan Rayman Dimulai, Ubisoft Janjikan Game Baru Setelah Edisi Ulang Tahun
-
Adu HP Kelas Premium: Xiaomi 17 Pro Max Sanggup Bikin iPhone 17 Pro Max Ketar-Ketir?
-
Bocoran Vivo V70 FE: Kamera 200MP, Baterai 7000mAh, Update 6 Tahun, Rilis 28 Februari?