- Polsek Tambora membantah kabar viral mengenai pembegalan yang mengakibatkan seorang pria mengalami patah kaki di Jakarta Barat.
- Hasil penyelidikan kepolisian memastikan bahwa korban berinisial AP mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal pada Senin, 25 Mei 2026.
- Patah tulang terjadi akibat korban menabrak beton penyangga lampu jalan saat mengendarai motor dalam pengaruh minuman alkohol.
Suara.com - Polisi membantah kabar viral di media sosial yang menyebut seorang pria menjadi korban begal hingga mengalami patah kaki akibat sabetan senjata tajam di wilayah Tambora, Jakarta Barat.
Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Sudrajat Djumantara menegaskan narasi yang beredar di media sosial tersebut tidak benar.
Ia memastikan kalau korban tersebut mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal.
"Itu hoaks ya, korban laka tunggal," kata Sudrajat saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).
Di media sosial Threads sebelumnya beredar kabar seorang warga menjadi korban begal hingga mengalami luka parah pada bagian kaki.
Narasi itu kemudian ramai dibagikan oleh sejumlah akun.
Namun berdasarkan hasil pengecekan polisi, korban yang diketahui berinisial AP mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor.
Sudrajat menjelaskan, patah tulang yang dialami korban terjadi akibat benturan dengan beton penyangga lampu jalan.
"Kakinya patah karena mengenai beton penyangga lampu jalan," ujarnya.
Baca Juga: DPR Bantah Menteri HAM Soal Larangan Tembak Begal: Polisi Tak Boleh Ragu Bertindak
Menurut keterangan anggota di lapangan, korban kehilangan kendali atas kendaraannya akibat mengonsumsi minuman alkohol.
"Korban dalam pengaruh alkohol," pungkas Sudrajat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Bukan Sabotase, Ini Alasan PLN Butuh Waktu Lama untuk Pulihkan Listrik Sumatra
-
Sisi Getir Pasca-Bencana Sumatra: Masih Ada Sekolah yang Bertahan di Tenda dan Kelas Darurat
-
Menagih Janji di Atas Puing: Sepuluh Bulan Pedagang Taman Puring Menunggu
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Swasembada Pangan Jateng Memuaskan, Tuai Berbagai Pujian
-
Tuntutan 5 Tahun Penjara Dianggap 'Fiksi', Noel Sebut Jaksa Paksakan Fakta di Kasus K3
-
Gaji Rp7 Juta Tapi Punya Nissan GT-R Rp12 M, Noel Heran Kekayaan Bobby Mahendro: Gila Ini Orang!
-
Sanksi Tegas Tawuran: 40 KJP Siswa Jakarta Melayang, Tapi Harapan Sekolah Tak Boleh Padam
-
Didampingi Haris Azhar, Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika Diperiksa Kejagung Soal Skandal Migor
-
Kucurkan Rp100,1 Triliun untuk Rehab-Rekon Sumatera Pasca Bencana, Mendagri: Target Rampung 2028
-
Mafia Proyek Dapur MBG Gentayangan di Jabar, Duit Rp1,9 Miliar Melayang