News / Metropolitan
Senin, 25 Mei 2026 | 16:21 WIB
ilustrasi kasus begal. [gemini ai]
Baca 10 detik
  • Polsek Tambora membantah kabar viral mengenai pembegalan yang mengakibatkan seorang pria mengalami patah kaki di Jakarta Barat.
  • Hasil penyelidikan kepolisian memastikan bahwa korban berinisial AP mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal pada Senin, 25 Mei 2026.
  • Patah tulang terjadi akibat korban menabrak beton penyangga lampu jalan saat mengendarai motor dalam pengaruh minuman alkohol.

Suara.com - Polisi membantah kabar viral di media sosial yang menyebut seorang pria menjadi korban begal hingga mengalami patah kaki akibat sabetan senjata tajam di wilayah Tambora, Jakarta Barat.

Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Sudrajat Djumantara menegaskan narasi yang beredar di media sosial tersebut tidak benar.

Ia memastikan kalau korban tersebut mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal.

"Itu hoaks ya, korban laka tunggal," kata Sudrajat saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).

Di media sosial Threads sebelumnya beredar kabar seorang warga menjadi korban begal hingga mengalami luka parah pada bagian kaki.

Narasi itu kemudian ramai dibagikan oleh sejumlah akun.

Namun berdasarkan hasil pengecekan polisi, korban yang diketahui berinisial AP mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor.

Sudrajat menjelaskan, patah tulang yang dialami korban terjadi akibat benturan dengan beton penyangga lampu jalan.

"Kakinya patah karena mengenai beton penyangga lampu jalan," ujarnya.

Baca Juga: DPR Bantah Menteri HAM Soal Larangan Tembak Begal: Polisi Tak Boleh Ragu Bertindak

Menurut keterangan anggota di lapangan, korban kehilangan kendali atas kendaraannya akibat mengonsumsi minuman alkohol.

"Korban dalam pengaruh alkohol," pungkas Sudrajat.

Load More