Suara.com - Game PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) tengah dikembangkan versi ringan yang dinamakan dengan Lite dan ditujukan untuk beberapa negara. Proyek game bergenre battle royale ini khusus dibuat untuk perangkat PC dengan kemampuan rendah dan diperuntukkan wilayah-wilayah dengan koneksi internet yang terbatas kecepatannya.
PUBG Lite sebelumnya bernama PUBG Project Thai dan telah diperkenalkan sejak Januari 2019.
Dilansir dari Fox Sports Asia, PUBG Lite ini sudah mulai membuka pre-registration di Thailand dan kemungkinan besar akan segera hadir di Filipina.
Selama beta testing, game PUBG Lite ini dihadirkan secara gratis. Namun, belum diketahui apakah masih gratis atau tidak setelah selesai rilis.
Dikhususkan perangkat PC berspesifikasi rendah, untuk bermain game ini kabarnya pemain hanya membutuhkan spesifikasi PC dengan prosesor Intel Core i3 2,4 GHz atau yang setingkatnya dan RAM 4 GB.
Tak hanya itu, PUBG Lite juga menyasar negara-negara berkembang dikarenakan populasi PC dengan spesifikasi rendah masih cukup banyak di wilayah tersebut, contohnya adalah negara-negara di Asia Tenggara. Selain Thailand dan Filipina, kabarnya game PUBG Lite juga akan hadir di Indonesia, namun hingga kini belum ada informasi lebih lanjut kapan PUBG Lite secara resmi dirilis di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan