Suara.com - Gelaran PUBG Asia Invitational yang diselenggarakan sejak 10 hingga 12 Januari 2019 merupakan turnamen resmi pertama yang diselenggarakan oleh PUBG Corporation. Ajang tersebut sukses mencuri perhatian gamer di Asia. Berkat event e-Sport ini, tim asal Korea Selatan Actoz Stars Red keluar sebagai pemenang.
Ajang e-Sport ini rupanya mengiming-imingi hadiah dengan total nilai sebesar sekitar Rp 7 miliar. Beberapa tim e-Sports besar yang berada di kawasan Asia turut meramaikan event ini. Tak ketinggalan, Indonesia pun menurunkan tim Aerowolf Team Seven dan Rex Regum Qeon.
Berhasil lolos di babak kualifikasi akhir pada tahun 2018, dua perwakilan Indonesia ini menjadi wakil Asia Tenggara.
Gelaran PUBG Asia Invitational 2019 ini pada akhirnya menjadi ajang duel antara tim Korea Selatan dan Cina, setelah kedua negara ini sukses membantai tim wakil-wakil negara lainnya. Setelah melalui berbagai pertandingan, tim Actoz Stars Red berhasil memenangkan 5 ronde dari 12 ronde yang dipertandingkan. Berhasil mencetak rekor, tim ini membunuh sebanyak 70 pemain dalam 12 ronde pertandingan.
Sementara itu, posisi kedua ditempati perwakilan Korea Selatan lainnya, yaitu OGN Entus Force setelah sukses memenangkan 2 ronde dan membunuh 64 pemain. Posisi ketiga berhasil ditempati oleh wakil dari Cina bernama 17 gaming yang berhasil memenangkan 1 ronde dengan membunuh 64 pemain.
Untuk perwakilan Indonesia sendiri, yaitu Rex Rogum Qeon, harus berada di urutan ke-15 dari 16 tim yang ikut bertanding. Tim ini hanya mampu mengumpulkan 32 kill dalam pertandingannya. Sedangkan tim Aerowolf Team Seven harus puas berada di posisi ke-7 setelah berhasil membunuh musuhnya sebanyak 45 kali.
Meski begitu, tim Rex Regum Qeon berhasil membawa pulang uang sebesar Rp 35 juta sementara Aerowolf Team Seven berhasil mendapatkan hadiah Rp 140 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim