Suara.com - Seorang gamer dapat melakukan apapun demi game yang dicintainya, termasuk mengeluarkan banyak uang. Seperti gamer ini, rela kucurkan dana hingga Rp 2 miliar demi sebuah game mobile.
Adalah Rexlent, seorang gamer yang berprofesi sebagai digital artis membocorkan berapa banyak uang yang dikeluarkannya demi sebuah game mobile.
Rexlent sendiri diketahui keranjingan memainkan game mobile, Fate/Grand Order. Sebuah game RPG Jepang yang diangkat dari visual novel Fate/Stay Night.
Game mobile Fate/Grand Order ini sebenarnya dapat dimainkan secara gratis. Namun memberlakukan in app purchase atau menjual item di gamenya untuk para pemain.
Baca Juga : Butuh Uang, Pria Ini Jual Jimat Anti Melarat yang Diklaim Kaya 7 Turunan
Fate/Grand Order juga memberlakukan sistem Gacha, semacam membeli paket yang berisikan item atau karakter secara random. Tidak bisa ditebak apa yang akan didapatkannya.
Untuk mendapatkan karakter yang diingkannya, Rexlent ini telah merogoh koceknya hingga 136.299,35 dolar AS atau hampir setara dengan Rp 2 miliar.
Rexlent menggunggah bukti pembeliannya dari akun Google Play miliknya ke Facebok. Ia memakai dua akun Google untuk memainkan Fate/Grand Order.
Baca Juga : Habiskan Rp 144 Juta, Gamer FIFA Menyesal
Baca Juga: Bikin Penasaran, Game Horor Jurit Malam Gandeng Cosplayer Seksi Lola Zieta
Disebutkan kalau jumlah pembelian ini dilakukannya sejak 12 Desember 2016. Ia tidak langsung menggelontorkan uang sebaganyak itu, melainkan secara sedikit demi sedikit.
Tidak nampak penyesalah dalam diri gamer ini meski sudah menghabiskan miliaran uang. Karena ia merasa bahagia dan menikmati game mobile Fate/Grand Order ini.
''Jika saya bisa memutar balik waktu, saya masih akan melakukannya lagi karena saya menikmati permainan.'' tulis Rexlent di Facebook.
''Saya tidak begitu peduli. Senang mendukung permainan dan melihatnya tumbuh seperti sekarang,'' lanjutnya.
Itulah Rexlent, seorang gamer yang telah menghabiskan Rp 2 miliar untuk game mobile Fate/Grand Order yang dimainkannya. (Hitekno.com)
Berita Terkait
-
Industri Game RI Tembus US$1,9 Miliar, Talenta Lokal Dinilai Belum Maksimal Garap Peluang Global
-
Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak
-
Mengapa Koruptor Pindah ke Emas? Saatnya AI Mengendus Brankas Tersembunyi
-
Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional
-
Rupiah Menguat Pagi Ini, Tapi Masih di Level Rp18.000
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata
-
Promo Tiket Bioskop CInepolis, Khusus Nasabah BRI
-
Bahlil di Musda Golkar Sumsel: Migas dan Batu Bara Jangan Terus Ditentukan dari Jakarta