Suara.com - Apabila sedang bepergian di pantai, dan menemukan makhluk indah ini, kamu harus berhati-hati. Pasalnya hewan saitu ini disebut dengan siput laut naga biru, sengatan dari hewan bertubuh empuk ini seperti sengatan naga.
Tapi santai saja, hewan ini jarang ditemukan di Indonesia meski kemungkinan bisa saja ditemukan dalam kondisi tertentu.
Hewan dengan nama ilmiah Glaucus atlanticus, mereka hidup di perairan beriklim sedang dan tropis.
Habitat mereka paling banyak tersebar di pantai timur dan selatan Afrika Selatan, perairan Eropa, pantai timur Australia, dan Mozambik.
Jika kebetulan sedang berwisata di sekitar pantai di daerah tersebut, harus mewaspadai hewan laut yang satu ini.
Ketika memasuki periode musim semi atau musim panas, hewan ini biasanya ikut tertiup angin sehingga menepi ke pantai.
Mirip dengan bluebottle atau Physalia utriculus, siput laut naga biru mengapung di permukaan air.
Mereka biasanya menghabiskan sebagian besar waktunya di lautan terbuka.
Direktur sekaligus peneliti dari Australian Marine Stinger Advisory Service, Dr Lisa Gershwin, mengatakan bahwa siput laut naga biru merupakan makhluk yang menarik.
Baca Juga: Serunya Menyelam Bersama Hewan Laut di Dalam Mal
''Saya pikir mereka terlihat seperti kadal, mereka memiliki kepala kecil, lengan, kaki, jari tangan dan kaki, serta ekor. Mereka juga memiliki garis-garis biru, hitam, dan perak yang fantastis. Itu membuat mereka mudah dikenali,'' kata Gershwin dikutip dari ABC Science.
Siput laut cantik ini rata-rata berukuran 2,5 sentimeter, sehingga mereka sering luput dari pandangan ketika bluebottle terdampar di pantai.
Setiap kali segerombolan bluebottle terdampar di pantai, biasanya Glaucus atlanticus atau naga biru juga termasuk di dalamnya.
Itu dikarenakan bluebottle merupakan makanan favorit dari siput laut naga biru.
Meski terlihat cantik karena pola garis-garis biru yang mengelilingi tubuhnya, jangan sekali-kali mencoba untuk mengganggunya.
Menurut peneliti, hewan ini memang jinak, namun ketika diganggu apalagi sampai menyentuh dengan keras bagian tubuhnya, kamu bisa disengat.
Berita Terkait
-
Cari Sunscreen untuk ke Pantai yang Tak Bikin Mata Perih? Ini 5 Rekomendasi Sesuai Review
-
Pesta Layang-layang Dunia Warnai Pantai Sanur Bali
-
Mural Lingkungan Warnai Tanggul Pantai Tambaklorok Semarang
-
Kawasan Matang Jadi Daya Tarik Baru Pasar Properti di Tengah Melambatnya Penjualan Rumah
-
Tak Ada Jalan, Perahu Jadi Andalan Siswa Berangkat Sekolah di Muara Gembong
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali