Suara.com - Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) berkolaborasi dengan KPU, Bawaslu, Google Indonesia, Cek Fakta, rumahpemilu.org, dan Kok Bisa meluncurkan platform pendidikan pemilih berbasis web yang menyediakan informasi proses dan tahapan pemilu 2019. Dinamakan Pintar Memilih, platform tersebut dapat diakses secara gratis melalui pintarmemilih.id
Pintar Memilih sendiri saat ini menyediakan berbagai informasi calon anggota legislatif (caleg) melalui fitur "Kenali Calon Wakil Rakyat". Diharapkan dengan adanya platform Pintar Memilih, masyarakat Indonesia dapat teredukasi dengan informasi-informasi saat datang ke tempat pemungutan suara (TPS).
"Pintar Memilih menyediakan informasi Pemilu 2019, pemilu pertama dalam sejarah yang penyelenggaraan pemilih predisen, DPR, DPRD, dan DPD dilakukan secara serentak di hari yang sama. Pintar Memilih hadir agar pemilih datang ke TPS dengan bekal informasi memadai," ucap Titi Anggraini, Direktur Eksekutif Perludem.
Pengguna Pintar Memilih cukup memasukkan kota tempat tinggal pada kolom pencarian yang disediakan, maka secara otomatis Pintar Memilih akan memberikan informasi caleg sesuai dengan daerah pemilihan (dapil) tempat alamat yang terdaftar.
Lewat Pintar Memilih, pengguna bahkan dapat mengetahui detail informasi caleg tertentu secara rinci, seperti nama, partai, dapil, nomor urut, gelar akademis, nama lengkap, tempat lahir, usia, jenis kelamin, agama, status pernikahan, alamat, pendidikan, pekerjaan, status khusus (terpidana/mantan terpidana/bukan mantan terpidana), motivasi yang berisi hal-hal yang melatarbelakangi calon untuk mengajukan diri, hingga target atau sasaran.
Selain informasi caleg, Pintar Memilih juga menyediakan informasi mengenai calon presiden dan wakil presiden serta partai peserta pemilu. Informasi yang disediakan berupa biodata, visi dan misi, serta dana kampanye. Untuk informasi partai sendiri, pengguna dapat melihat nomor urut, akronim nama partai, alamat kantor, email, persentase keterwakilan perempuan, nama-nama pengurus harian, sosial media resmi, dan dana kampanye.
Tak hanya itu, platform tersebut juga dilengkapi dengan fitur tanya jawab atau Q&A bagi pengguna yang memiliki pertanyaan seputar proses dan tahapan Pemilu 2019. Pertanyaan tersebut nantinya akan dijawab oleh tim dengan informasi yang kredibel dan terverifikasi.
Fitur pengecekan fakta juga disediakan dalam Pintar Memilih. Platform tersebut terhubung dengan cekfakta.com, sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang dibuat di atas API Yudistira oleh Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) dan bekerja sama dengan beberapa media online yang tergabung di AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia), serta didukung oleh Google News Initiative.
Seluruh data yang disediakan Pintar Memilih sendiri bersumber dari sistem informasi terverifikasi milik KPU dan Bawaslu. Perludem menggunakan data tersebut menjadi format API (Application Programming Interface) dan tersedia di platform API Pemilu.
Baca Juga: Saksi: Kebakaran Tewaskan Sekeluarga di Sukabumi Diduga Disengaja
Saat ini, Pintar Memilih juga tengah mengembangkan fitur baru untuk mengecek lokasi TPS dan disinyalir fitur itu akan tersedia dalam waktu dekat. Fitur tersebut nantinya akan dilengkapi dengan peta serta informasi kerawanan yang bersumber dari Indeks Kerawanan Pemilu 2019 milik Bawaslu. Bawaslu sendiri turut menyediakan kanal pelaporan ujian kebencian dan disinformasi yang juga akan tersedia di Pintar Memilih. Dengan hadirnya platform Pintar Memilih ini diharapkan masyarakat Indonesia akan dengan mudah memberikan suaranya di TPS pada pemungutan suara 17 April mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
53 Kode Redeem FF 20 Maret 2026 untuk Klaim SG2 Lumut dan Bundle Joker
-
9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
-
Spesifikasi PC Crimson Desert, Game Aksi Open World Terbaru dengan Aksi Brutal
-
Kenapa Sinyal Internet Lemot saat Lebaran? Begini 5 Cara Mengatasinya
-
10 Cara Merapikan Kabel dan Charger agar Tidak Ruwet
-
Saingi MacBook, Laptop Premium Xiaomi Book Pro 14 Dibanderol Rp19 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan Chipset Snapdragon Terbaik 2026
-
Tak Lagi Rumor, Starfield Bakal Meluncur ke PS5 Bulan Depan
-
Huawei Mate 80 Pro Resmi ke Pasar Global: Andalkan Sensor Premium dan Cincin Kamera Ikonis
-
Arab Saudi Kini Kuasai 10 Persen Saham Capcom, Langkah Agresif Putra Mahkota di Dunia Game