Suara.com - Sejak Vivo merilis produk terbaru mereka iQOO, informasi seputar perluasan submerek Vivo tersebut ke Indonesia menjadi salah satu yang banyak jadi pertanyaan.
Menanggapi hal ini, PR Manager Vivo Mobile Indonesia, Tyas Rarasmuti mengatakan, pihaknya belum bisa berbicara banyak mengenai Vivo iQOO.
Hanya saja, kata Tyas, submerek tersebut nantinya akan menjadi lini khusus untuk ponsel flagship.
"Kita memang punya submerek untuk level premium dan kemungkinan juga akan foldable (ponsel layar lipat)," ucap Tyas selepas acara sneak peak Vivo V15 di Jakarta, Jumat (22/2/2019).
Namun demikian, Tyas masih belum berani menjamin apakah Vivo iQOO akan masuk ke pangsa pasar telepon seluler di Indonesia.
"Kalau kemungkinan, tentu saja ada. Cuma kalau dari kita, secara ofisial Vivo Mobile Indonesia memang belum mengeluarkan informasi resmi, karena memang belum ada arahan dari pusat," paparnya.
Di samping itu, Tyas menjelaskan pihaknya masih harus memastikan terlebih dahulu, apakah spesifikasi tinggi yang diusung ponsel iQOO cocok dengan karakteristik konsumen Indonesia atau tidak.
"So far sih kita harus riset dulu, karena kan sebenarnya itu (iQOO) punya high spec. Risetnya kita kerjakan sendiri. Tapi saat ini belum ada rencana untuk produk flagship selevel itu," tegas Tyas.
Untuk saat ini, Tyas mengatakan bahwa fokus utama Vivo Mobile Indonesia adalah menyiapkan dan mempromosikan Vivo V15 yang akan dirilis dalam waktu dekat.
Baca Juga: Vivo V15 Segera Mendarat di Indonesia, Apa yang Diandalkan?
Berita Terkait
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
Vivo X Fold 6 Beri 'Sinyal Bahaya' pada Galaxy Z Fold 8, Apa Saja Fiturnya?
-
HP Vivo Y500 Resmi di Pasar Global: Baterai 8.100 mAh dan Layar AMOLED 1,5K
-
iPhone 17 Pro Max vs Vivo X300 Ultra: Raja Flagship Kamera, Mending Mana?
-
BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation