Suara.com - Sub merek Vivo, iQOO telah siap memasarkan ponsel pertamanya. Tak main-main, ponsel pertama iQOO ini akan menjadi saingan dari Xiaomi Mi 9.
Hal ini terungkap dari spesifikasi yang dan harga yang diumumkan Vivo mengenai ponsel iQOO ini. Nampak kalau ponsel iQOO ini mengincar Xiaomi Mi 9.
Baca Juga : Performa Xiaomi Mi 9 Ungguli Samsung Galaxy S10 Plus, Ini Buktinya
Terungkap kalau ponsel iQOO ini akan memakai chipset Qualcomm Snapdragon 855 dengan dukungan fast charger hingga 44 watt.
Menariknya, harga ponsel iQOO ini hanya 2.998 yuan atau sebesar Rp 6,3 jutaan saja di China. Harga yang cukup kompetitif untuk melawan ponsel Xiaomi Mi 9.
Harga ini untuk ponsel iQOO varian RAM 6 GB + 128 GB. Untuk versi RAM 8 GB + 128 dihargai 3.298 yuan atau sebesar Rp 6,9 jutaan.
Ada juga varian RAM 8 GB + 256 GB dengan harga 3.598 yuan atau sebesar Rp 7,5 jutaan. Jika masih kurang, ada varian tertinggi RAM 12 GB dengan harga 4.298 yuan atau sekitar Rp 9 juta.
Seperti diberitakan sebelumnya, ponsel Xiaomi Mi 9 juga dibanderol dengan harga serupa. Juga dilengkapi dengan chipset Qualcomm Snapdragon 855.
Dikutip dari Gizchina, sub-brand Vivo ini menanamkan baterai 4.000 mAh. Kapasitas baterai ini sedikit lebih tinggi dari Xiaomi Mi 9 yang 3.300 mAh.
Baca Juga: Petinggi Vivo Indonesia Bicara soal Submerek iQOO
Baca Juga : Samsung No 1 di Indonesia, Tapi Xiaomi dan Vivo Tumbuh Paling Pesat
Keduanya juga dilengkapi fast charging yang ngebut banget. Untuk ponsel perdana iQOO ini dapat mengisi baterai hingga 50 persen dalam 15 menit saja.
Menariknya, ponsel iQOO ini dapat mengisi hingga 85 persen hanya dalam 30 menit dan mengisi penuh hanya dalam 45 menit saja.
Untuk performa, sub-brand Vivo ini memakai teknologi bernama Multi-Turbo. Teknologi yang berisikan AI Turbo Technology, Certer Turbo, Cooling Turbo dan Game Turbo.
Teknologi ini diklaim mampu meningkatkan kecepatan startup aplikasi populer hingga 30 persen. Juga meningkatkan frame rate hingga 73 persen.
Soal bermain game, nampaknya akan diuntungkan oleh teknologi Turbo dari iQOO. Ditambah Net Turbo yang mengoptimalkan penggunaan jaringan Wi-Fi maupun jaringan 4G.
Berita Terkait
-
Vivo X500 Pro Max Siap Bikin Fotografi Ponsel Makin Gila, Bawa Kamera 200MP
-
Daftar Harga HP Vivo Agustus 2026, Lengkap dengan Seri iQOO
-
4 HP Vivo Harga Rp1 Jutaan Terbaik: Bawa Kamera 50 MP hingga Baterai 6.000 mAh
-
5 HP Paling Hot Agustus 2026: Vivo, Honor, Google, Oppo, hingga Poco Siap Sikat Pasar!
-
Vivo S2 5G Resmi Hadir, Usung Baterai 7.050 mAh dan Bodi Tangguh untuk Aktivitas Ekstrem
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung