Suara.com - Penyiar radio sekaligus pembawa acara, Gofar Hilman ternyata punya cara sendiri dalam memilih ponsel. Ia berada di antara pilihan Samsung Galaxy S10 vs iPhone XS Max. Mana yang dipilihnya?
Gofar Hilman, belum lama ini memutuskan untuk membeli ponsel Samsung Galaxy S10. Tujuannya sederhana, dirinya ingin membandingkan Insta Story antara sistem operas Android dan iOS.
Baca Juga : Punch Hole Samsung Galaxy S10 Plus Jadi Guyonan Warganet
Dalam cuitannya pada Kamis (7/3/2019) kemarin, Gofar Hilman dengan username @pergijauh ini memutuskan keinginannya untuk membeli Samsung Galaxy S10 demi keperluan pekerjaan.
''Mo beli S10 ah buat transfer foto dari kamera mirrorles,'' tulis @pergijauh dalam cuitannya.
Alasannya membeli Samsung Galaxy S10 untuk transfer foto karena iPhone tidak mendukung Sony Play Memories.
Dalam waktu singkat, dirinya mengunggah kotak Samsung Galaxy S10 yang sudah ia beli. Gofar Hilman lalu tertarik untuk membahas mengenai Insta Story pada dua sistem operasi ponsel tersebut.
''Semahal-mahalnya android, di insta story tetap terlihat murah,'' tulisnya singkat.
Mengaku sebagai pecinta ponsel Android, Gofar Hilman dibuat kecewa dengan kamera Android yang selalu menipu.
Baca Juga: Kocak, Warganet Ubah Punch Hole Samsung Galaxy S10 Plus Jadi Begini
Baca Juga : Terungkap, Segini Biaya Produksi Samsung Galaxy S10 Plus
Namun, ia mengaku puas dengan kemampuan Android untuk menyimpan data, pencarian file, hingga beberapa keperluan lainnya terkait pekerjaan.
''Jujur gue pecinta galaxy note, dari seri pertama gue selalu beli, buat simpen data, pencarian file, kerja dan sejenisnya android juara, tapi kamera mau dimatiin efek beautynya pun tetep aja vividnya lebay, muka sok dibagus-bagusin. Yauda balik ke aypon,'' tulis @pergijauh.
Salah satu hal menarik yang Gofar Hilman sukai dari Samsung Galaxy S10 adalah bentuknya yang tidak terlalu besar dan nyaman saat digenggam.
Beralih ke fitur Insta Story, Gofar Hilman menjelaskan bahwa perlu diakui bahwa Android memiliki kualitas jelek saat mengunggah Insta Story yang diakibatkan oleh tidak stabilnya fps atau frame per second jika dibandingkan dengan iPhone.
Baca Juga : Cari Ponsel Flagship? Ini 4 Alasan Beli Samsung Galaxy S10
Berita Terkait
-
Angkot Praz Teguh Disulap Gofar, Jadi Show Car yang Curi Perhatian di IMX
-
Bukan Ceramah, Ini Job Ustaz Jojo Paling Nyeleneh
-
Gebrakan Gak Habis-Habis, Grind Boys Rilis Lagu Religi
-
Kasus Mohan Hazian Memanas, Warganet Seret Lagi Nama Gofar Hilman
-
Grindboys dan Rico Lubis : Bunyi-bunyian yang Jadi Bahasa Tongkrongan
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung