Suara.com - Apex Legends sebagai game populer besutan Respawn Entertainment yang kini tengah naik daun pun tak luput dari pemain curang.
Namun untungnya, sejak awal pengembang sudah menindak tegas para pemain curang.
Dilansir dari PC Gamer, melalui subreddit Apex Legends mengumumkan bahwa game battle royale ini telah memberlakukan banned kepada ratusan ribu pemain curang. Bahkan angka banned yang dilakukan Respawn Entertainment telah melampaui 355 ribu.
Frechette selaku Community Manager Respawn Entertainment mengatakan bahwa pihaknya akan melawan para pemain yang berbuat curang. Dilaporkan sebagian besar pemain curang ditemukan dalam platform PC. Oleh karena itu, pengembang menggunakan program yang bernama Easy-Anti-Cheat.
Dengan program tersebut, Respawan Entertainment menemukan lebih dari 355 ribu pemain curang dalam game Apex Legends.
Langkah ini ditempuh pengembang sebagai deklarasi perang melawan pemain curang karena Apex Legends berkomitmen menjaga fairplay dalam game ini. Pengembang juga merahasiakan cara dalam melawan para pemain curang. Hal ini dilakukan agar tidak diketahui pemain yang ingin berbuat curang.
Namun, kabar menyebutkan bahwa Respawn Entertainment telah membentuk tim anti-cheat internal dan mengerahkan tenaga dari EA selaku penerbit game ini serta pihak ketiga.
Berita Terkait
-
Nostalgia, Google Kini Hadirkan Game Carmen Sandiego Lewat Layanan Earth
-
Makin Populer, Tim e-Sports Mulai Hijrah ke Apex Legends
-
Makin Ramai, Apex Legends Mulai Saingi Fortnite di Twitch
-
Steam Batal Luncurkan Game yang Ajarkan Pemain untuk Jadi Pemerkosa
-
Pakai Map Hack Mobile Legends, Pemain Akan Diberi Sanksi Permanen
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat
-
Ledakan Dekat Hotel yang Bikin Pemain Vietnam Tak Bisa Tidur Pulas Bukan Ulah Suporter Indonesia
-
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.997 Jelang Laporan Pertumbuhan Ekonomi RI
-
Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan
-
Menkomdigi Tegaskan Konten Eben Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana
-
5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian
-
Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum
-
Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan
-
GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional
-
DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik