Suara.com - Google bekerja sama dengan Houghton Mifflin Harcourt sebagai penerbit dari game populer Carmen Sandiego yang pertama kali rilis pada tahun 1985, di mana kini siapapun dapat memainkan game tersebut lewat layanan Google Earth.
Carmen Sandiego sendiri merupakan serangkaian video game bergenre misteri pendidikan asal Amerika. Setiap seri permainan ini memiliki tema dan subjek tertentu, di mana pemain harus menggunakan ilmu pengetahuan umum untuk menemukan Carmen Sandiego. Sejak awal rilis, seri ini telah memenangkan lebih dari 125 penghargaan.
Game ini sebelumnya hanya bisa dimainkan lewat platform Microsoft Windows, Macintosh OS, Xbox, PlayStation 2, Nintendo GameCube, Nintendo DS, Wii, Facebook, dan iOS. Namun, kini Carmen Sandiego juga dapat dimainkan lewat Google Earth.
Dilansir dari The Verge, dengan menggunakan peta 3D milik Google Earth, pemain dapat menjelajah ke seluruh tempat di dunia untuk menemukan Carmen Sandiego. Game edukatif ini memberikan potongan-potongan informasi, seperti saat pemain berada di sebuah landmark terkenal di suatu kota, akan ada informan yang mengatakan bahwa Carmen Sandiego menukar mata uang yen. Dari informasi tersebut, pemain dapat pergi ke Jepang untuk melanjutkan petualangan mencari Carmen Sandiego.
Tak hanya itu, setiap landmark yang muncul dalam opsi pencarian akan menunjukkan peta 3D berbentuk animasi dari landmark tersebut. Dilansir dari The Verge, game Carmen Sandiego ini dapat dimainkan di Google Earth melalui Chrome, Android, dan iOS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya
-
Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung
-
Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru
-
RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni
-
Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat
-
Habiburokhman Sentil Konten Eben Martono: Rekam SPG GIIAS Tanpa Izin Bisa Dipidana
-
Prabowo Bangga Setiap Timnas Bertanding, Merah Putih Mampu Menyatukan Seluruh Rakyat Indonesia
-
Rokok Ilegal Diprediksi Naik 42 Persen Jika Aturan Kemasan Polos Dijalankan