Suara.com - Para peneliti telah menemukan kerentanan dalam peramban atau browser Chromium Google yang dapat dimanfaatkan para peretas untuk mencuri data pribadi. Peneliti Sergey Toshin dari Positive Technologies menemukan celah tersebut pada Desember lalu dan mengungkapkannya ke Google pada Januari kemarin.
Setelah laporan baru dari Positive Technologies, diketahui bahwa celah tersebut mempengaruhi komponen WebView Android, yang biasanya digunakan untuk menampilkan halaman di dalam aplikasi Android. Secara lebih luas, kerentanan tersebut ada di dalam mesin Chromium Google dan di semua versi Android 4.4 atau versi yang lebih tinggi.
Dilansir dari The Verge, peretas dapat mengeksploitasi kerentanan dengan menghubungkan pengguna ke aplikasi instan berbahaya. Aplikasi tersebut akan menjalankan file kecil yang memiliki akses ke perangkat keras ponsel. Dari sana, peretas bisa mencuri data pengguna.
"Setelah pembaruan yang mengandung muatan berbahaya, aplikasi tersebut dapat membaca informasi dari WebView. Ini memungkinkan akses ke riwayat peramban dan data penting lainnya," ucap Leigh-Anne Galloway, pemimpin ketahanan cybersecurity di Positive Technologies.
Setiap pengguna yang menjalankan Android versi 7.0 atau versi yang lebih tinggi harus memperbarui browser Google Chrome pada bulan Januari. Sementara itu, pengguna yang menjalankan versi Android yang lebih lama harus memperbarui WebView melalui Google Play.
Berita Terkait
-
Eksklusif Pixel, Google Doodle Hadir di Bilah Pencarian Layar Antarmuka
-
Microsoft Segera Ciptakan Pesaing Google Stadia
-
Google Luncurkan Layanan Gaming Cloud Stadia di GDC 2019
-
Google Ungkap Logo Layanan Streaming Game di GDC 2019
-
Tak Ingin Ketinggalan Tren, Google Siapkan Perangkat Layar Lipat Sendiri?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Poco F8 Series Resmi Hadir di Indonesia, Naik Kelas Jadi The True Flagship
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?