Suara.com - Samsung kembali mengumumkan akan memproduksi chipset yang akan menjadi penerus dari Exynos 9610. Disebut Exynos 9710, menurut bocoran yang diberikan Ice Universe, prosesor tersebut akan hadir dengan sistem fabrikasi 8 nm.
Prosesornya memiliki 8 core yang terdiri dari 4 core dengan clock speed 2.1 GHz dan 4 core sisanya memiliki clock speed 1.7 GHz. Hal tersebut merupakan peningkatan besar jika dibandingkan dengan chipset sebelumnya, yaitu Exynos 9610 yang hanya memiliki 4 x A73 core dan 4 x A53 core.
Dengan adanya peningkatan kecepatan, Samsung Exynos 9710 diharapkan memiliki performa dan manajemen daya yang lebih baik. Sementara itu, untuk GPU Samsung Exynos 9710 akan dilengkapi dengan GPU Mali-G76 MP8 yang memiliki clock 650 MHz. Tak hanya itu, chipset ini juga diharapkan akan memiliki ISP yang lebih kuat dan dapat mendukung kamera dengan resolusi piksel yang lebih tinggi.
Dilansir dari Gizmochina, meski begitu Samsung belum mengkonfirmasi kapan chipset terbarunya itu akan diluncurkan. Namun, biasanya Samsung menyiapkan dua varian untuk smartphone miliknya, di mana satu varian dengan penggunaan chipset Snapdragon milik Qualcomm dan varian lainnya menggunakan Exynos.
Berita Terkait
-
Duel Ponsel Kelas Menengah, Redmi Note 7 vs Samsung Galaxy J6 Plus
-
Samsung Galaxy A70 Meluncur dengan Layar Unik
-
Duel Ponsel Pendatang Baru, Redmi Note 7 vs Samsung Galaxy M20
-
Usai Penyelidikan, Kepala Pemasaran Samsung di AS Tiba-tiba Hengkang
-
Samsung Galaxy S10 5G, Ponsel 5G Pertama di Dunia, Meluncur 5 April
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
Bantah Isu Naik 100 Persen, Gus Irfan: Kenaikan Biaya Haji 2027 Sekitar 10-15 Persen
-
Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar
-
Karya Pakai Jiwa Kalah Cepat dengan AI yang Tak Punya Nyawa
-
KNPB Minta Konflik Papua Dimediasi Negara Lain: Indonesia Harus Buka Diri
-
Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?
-
Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon dan Cicilan 24 Bulan di Saturdays, Begini Cara Klaimnya
-
5 Keunggulan Smartwatch yang Tahan Air untuk Aktivitas Harian
-
Urgensi Kehadiran Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
-
SBY Soroti Pidato Prabowo, Sebut Presiden Punya Target yang Ambisius