Suara.com - Salah satu astronom Australia bagian barat amatir asal Geraldton, Kena Lawson belum lama ini pamer foto menakjubkan saat Stasiun Antariksa Internasional (ISS) tertangkap kamera sedang melintas di depan Bulan.
Momen ini merupakan hal yang langka. Pasalnya, membutuhkan waktu delapan tahun untuk dapat menangkap momen istimewa tersebut.
Dilansir dari The Guardian, Ken Lawson diketahui memang sudah tertarik mempelajari dunia astronomi dan fotografi sejak kecil. Wajar jika momen ini menjadi pencapaian terbesarnya.
Tepat pada Kamis (14/3/2019) lalu, Ken Lawson sukses mendapat potret ISS saat melewati Bumi dan Bulan. Untuk menangkap momen ini, Ken Lawson hanya menggunakan kamera dan teleskop sederhana.
Terinspirasi dari beberapa orang yang juga melakukan hal yang sama, Ken Lawson dikejutkan dengan keberuntungannya ini.
Untuk mendapatkan potret keren ini, Ken Lawson perlu mencari spot terbaik yang tidak terlalu jauh dari rumahnya. Sambil menunggu, dirinya rupanya beruntung pada Kamis lalu tersebut.
Sedikit menjelaskan, ISS memiliki panjang sekitar 100 meter dan lebar 72 meter. Biasanya stasiun ini mengorbit dalam jarak 300 kilometer hingga 435 kilometer di atas Bumi dan bergerak dengan kecepatan 27.600 kilometer per jam.
Hal ini yang membuat ISS sangat sulit difoto. Dari Bumi, untuk dapat memotret penampakan ini, hanya membutuhkan waktu 0,3 detik saat ISS melintasi Bumi.
Menggunakan kamera Canon 5D Mark IV dan teleskop manual delapan inci, Ken Lawson sukses menangkap momen penting ini.
Baca Juga: Berkat AI Google, Astronom Temukan Dua Planet Baru
Sangat senang dengan hasil karyanya, Ken Lawson juga mengaku sangat senang ketika dunia mengapresiasi karyanya. Ia juga berjanji untuk segera melakukan proyek selanjutnya.
Ken Lawson lalu pamer foto menakjubkan saat Stasiun Antariksa Internasional (ISS) melintasi Bumi ini di akun Facebook miliknya yang bernama Ken Lawson Photography.
Berita Terkait
-
Langka di Dunia, Ibu Ini Lahirkan Bayi Kembar Empat Identik Berjenis Kelamin Perempuan
-
Media Tetangga Sampai Heran Ada 3 Pemain Berdarah Australia Bersama Timnas Indonesia
-
Dapat Lampu Hijau dari Pemerintah NSW, Proyek Rp25 T Milik WNI Siap Dibangun
-
4 Realita Tinggal di Australia yang Wajib Kamu Tahu, Pasti Seru Kayak di Tiktok?
-
Piala Dunia 2026: Akhir Perjalanan Wakil Asia dan Pergantian Kiper yang Terasa Sangat Menyakitkan
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda