Suara.com - Aplikasi navigasi dan peta Google Maps sudah memasukkan rute dan jadwal transportasi MRT alias Moda Raya Terpadu yang beroperasi dari Lebak Bulus, Jakarta Selatan menuju Bundaran HI, Jakarta Pusat.
"Dengan ketersediaan informasi ini, sekarang Anda bisa tahu kapan kereta Anda akan tiba beserta rute yang akan Anda lewati," kata Manajer Komunikasi Google Indonesia Feliciana Wienathan dalam siaran persnya, Rabu (3/4/2019).
Cara mengakses informasi baru terkait MRT itu tersebut sama seperti mencari rute lain di aplikasi Google Maps.
Pengguna tinggal memasukkan lokasi tujuan dan Google akan menampilkan jarak serta perkiraan waktu perjalanan. Klik transit atau ikon kereta untuk melihat angkutan umum, pengguna akan melihat pilihan transportasi umum yang tersedia, termasuk MRT jika lokasi yang dituju dilewati transportasi umum terbaru itu.
Jika mengklik ikon MRT, pengguna bisa melihat jadwal keberangkatan kereta di stasiun terdekat.
"Kami berharap penambahan informasi untuk Ratangga (MRT Jakarta) di Google Maps ini dapat membantu dan memudahkan warga Jakarta bahkan pendatang dalam merencanakan perjalanan mereka sehari-hari,” lanjut Feliciana Wienathan.
Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta, Muhammad Kamaludin menyatakan peta rute MRT di Google Maps dapat mempermudah pengguna yang ingin naik transportasi tersebut.
"Selain itu, melalui dukungan fitur Google Maps ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas layanan MRT Jakarta secara keseluruhan untuk mewujudkan penyediaan transportasi publik dengan standar internasional," kata Kamaludin.
Google Maps memasukkan hampir semua pilihan angkutan umum yang tersedia, misalnya di Jakarta, pengguna bisa melihat opsi angkutan umum berupa bis TransJakarta, kereta Commuter Line serta ojek online. [Antara]
Berita Terkait
-
7 Aplikasi Pantau Kemacetan Mudik Lebaran 2026 Selain Google Maps
-
Cara Pakai Google Maps Offline, Tetap Bisa Navigasi saat Mudik Tanpa Internet
-
Minat Studi ke Inggris Meningkat, Study UK Kenalkan Peluang Pendidikan Global Lewat MRT Jakarta
-
Bintang Lima Tapi Boong? Rahasia Psikologis di Balik Hobi Kita Nyari Komplain Orang
-
Aturan Buka Puasa di KRL, MRT, dan LRT Selama Ramadan 2026
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
5 HP Samsung yang Cocok untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-tahun
-
27 Kode Redeem FF 12 Maret 2026, Siap-siap Borong Voucher Angelic Ungu dan Misi Idul Fitri
-
Terpopuler: 8 HP Kamera Terbaik di Kelasnya Mulai Rp1 Jutaan, Kode Redeem FF Max Banjir Hadiah
-
PP Tunas Batasi Anak Main Medsos, Menteri PPPA Usul Balik ke Permainan Tradisional
-
Usai PP Tunas, Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Batasi Gawai untuk Anak Sekolah
-
Aktor & Musisi Iqbaal Ramadhan Jadi Brand Ambassador Ugreen di Indonesia
-
PP Tunas Terbit, Komdigi Klaim Bisa Lindungi 70 Juta Anak di Bawah Umur dari Medsos
-
Efek Terlalu Menakutkan, Sutradara RE 2 Minta 'Mode Santai' di Resident Evil Requiem
-
Bocoran Harga Xiaomi 17T Beredar, Bersiap Hadir ke India dan Indonesia
-
Meriahkan Hari Mario, Game Baru Yoshi Bakal Hadir ke Switch 2 Sebentar Lagi