Suara.com - Keunikkan iklan kerap menjadi senjata ampuh bagi produsen menarik minat customer. Namun, apa jadinya jika apa yang disampaikan melalui iklan justru membuat customer malah gagal fokus?
Sebuah iklan sarden merek Bantan tengah menjadi pembicaraan hangat di tengah warganet. Pasalnya, iklan sarden yang diposting akun @bantan.id ini justru malah bikin warganet bertanya-tanya hingga gagal fokus.
Awalnya iklan ini ditampilkan ke Instagram Stories akun @bantan.id dan dipostingkan pada akun itu juga. Kemudian, postingan ini menjadi viral di Instagram.
Iklan sarden kalengan tersebut menampilkan seorang ibu yang hanya kelihatan tangannya memberikan bekal makanan anaknya yang masih di bangku kelas SD, terlihat dari seragam sang anak.
Nampak, si ibu memasukkan makanan bekal anaknya tersebut ke dalam tas. Namun makanan apa yang jadi bekal anak SD ini? Tak lain adalah sekaleng sarder merek Bantan.
Bukan sarden kalengan yang telah disiapkan tinggal makan. Melainkan sarden kalengan yang masih dalam kemasan kaleng yang dijadikan bekal si anak.
"Bawakan bekal lezat yang bisa membantu tingkat konsentrasi dan energi buah hati di sekolah yuk, Bunda Bantan!" tulis dalam caption postingan tersebut.
Melihat foto pada iklan sarden kalengan ini warganet jadi ribut sendiri. Banyak yang menanyakan apakah sarden kalengan tersebut jadi bekal si anak?
"Tas paling bawah isinya kompor tuh pastiiii.. w yakinn," komentar @zianuari.
"GIMANA CARA MASAKNYA WOI," tanya @ikhwanpramuditha.
Baca Juga: Layanan Data Dimanfaatkan XL Dongkrak Pendapatan 2019
"ini ibu nya mau keluarin dari tas tau. Si ibu nya titip belanjaan sama anak nya.. Netijen nih negative thingking aja," tulis @ivansalim.
"Leci kalengnya sekalian bunda bundaaa..." komentar @danganzala.
"mungkin hadiah buat guru nya ...hahahhaa," kata vqaprillia011.
"btw ini divisi creative kece ... bukti nya tanpa sadar kita digiring kesini, comment ...," tulis @vqaprillia011.
"Ehm, komennya banyak yang salah sebenernya. Sarden kalengan itu udah mateng dan sebenernya gaperlu dimasak lagi. So itu ga 'mentah'. Tapi iklannya emang lebay gewlaaaa anj*r anak dibekelin kaleng yawla," ungkap arta.xerxes_.
Nampaknya, Bantan sengaja membuat iklan yang menarik perhatian warganet hingga viral di Instagram dan media sosial lainnya. Hingga berita diturunkan, postingan ini disukai 3.000 orang dan dibanjiri lebih dari 1.300 komentar warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor