Suara.com - Google, pada Rabu (17/4/2019), turut memeriahkan Pemilihan Umum 2019 di Indonesia dengan memasang Google Doodle atau gambar animasi berupa warga yang sedang mengantre untuk mencoblos di TPS pada halaman depan mesin pencari Google Indonesia.
Dalam doodle terbaru Google itu, terlihat enam orang sedang mengantre untuk mencoblos di TPS. Masing-masing orang memegang lima surat suara, seperti yang memang diatur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Ketika doodle itu diklik, maka pengguna akan diarahkan ke laman berisi berita-berita tentang pemilu 2019, hasil pencarian dari frasa Indonesia Elections 2019 alias Pemilu Indonesia 2019.
Google Doodle merupakan kreasi temporer untuk laman pencarian Google yang memperingati sebuah peristiwa, misalnya tokoh tertentu atau hari libur keagamaan.
Google Doodle biasanya dirancang dalam bentuk interaktif, ada kalanya berupa gambar bergerak atau pengguna bisa mengklik ikon-ikon tertentu dalam gambar untuk mendapatkan informasi.
Google Doodle pertama dibuat pada 1998 untuk menandai festival Burning Man untuk memberi tahu ke pengguna jika sewaktu-waktu server mereka bermasalah.
Sejak saat itu, Google rutin membuat Doodle untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dan bentuknya bisa berbeda di setiap negara tempat perusahaan tersebut beroperasi.
Di Indonesia, Google Doodle menghiasi mesin pencari ketika hari raya Lebaran, Natal, Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, atau ulang tahun tokoh-tokoh besar. [Antara]
Berita Terkait
-
AI sebagai Kompas Inovasi: Bagaimana Google Gemini Ubah Cara Anak Indonesia Belajar dan Berkreasi
-
Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart
-
Google Ungkap 4 Kerugian Indonesia Jika Terapkan Hak Cipta AI
-
Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah
-
Google Gemini Tumbuh 2 Kali Lipat di Asia Tenggara, Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI Setiap Hari
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026