Suara.com - Suhu panas yang ada di Thailand kini mencapai 43 derajat celcius membuat ponsel seorang wanita ini meledak dan terbakar di dalam mobil.
Kisahnya ini ceritakan di media sosial Facebook miliknya, ia membagikan ceritanya ini sebagai peringatan agar tak lagi lupa meninggalkan ponsel di dalam mobil saat cuaca yang panas ini.
Wanita Thailand yang diketahui bernama Ying Yupa Anan ini mengunggah foto-foto keadaan kaca depan mobilnya yang pecah dan terbakar akibat ledakan pada smartphone miliknya.
Smartphone dan beberapa barang lainnya memang diperingatkan untuk tidak dijemur di bawah sinar matahari langsung.
Pasalnya panasnya dapat merusak elektronik sekaligus menyebabkan ledakan pada baterai smartphone.
Dengan emotikon sedih, ia mengunggah penyesalannya telah meninggalkan smartphone miliknya di kaca depan mobil saat cuaca yang panas.
''Hukuman bagi orang yang pelupa, semuanya rusak'' tulis Ying Yupa Anan dan disertai emotikon sedih di Facebook miliknya.
Peringatan gelombang panas telah diwaspadai pemerintah Thailand, Departemen Meterologi Thailand memprediksi gelombang panas ini akan terus berlanjut hingga sisa minggu ini dan akan meluas di berbagai wilayah.
Unggahan Ying Yupa Anan mengenai ponselnya yang meledak dan disertai dengan foto-foto kaca depan mobilnya yang terbakar ini mendapatkan lebih dari 2,7 ribu penyuka dan sudah dibagikan lebih dari 13 ribu kali di Facebook.(HiTekno.com)
Baca Juga: Smartphone Meledak, Tewaskan Remaja 18 Tahun di India
Berita Terkait
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia
-
Indonesia Nonton Final Piala AFF 2026: Vietnam Punya Kartu AS Kalahkan Thailand
-
Lawan Vietnam di Final Piala AFF 2026, Pelatih Thailand Singgung Timnas Indonesia
-
Harga Naik Terus, Ini 5 Tips Memilih HP Baru Sesuai Kebutuhan di Tahun 2026 agar Tidak Rugi
-
Turis Masuk Thailand Wajib Bayar Rp 241 Ribu Mulai Tahun 2027
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik