Suara.com - Developer Niantic dan WB Games yang mengembangkan game Harry Potter: Wizard's Unite, kini game ini tersedia dalam versi beta di Australia dan Selandia Baru.
Pemain di Australia dan Selandia baru kini dapat memainkan game tersebut baik di iOS dan Android.
Kabar ini mengikuti beberapa permulaan yanng salah untuk game yang termasuk muncul di iOS App Store bulan lalu sebelum dengan cepat ditarik.
Sebelumnya, game Pokemon Go juga diluncurkan di Australia dan Selandia Baru terlebih dahulu sebelum kemudian datang ke Amerika, Eropa dan dirilis di seluruh dunia.
Namun, pada saat yang dimungkinkan untuk mendapatkan akses ke game lebih awal di Android dengan mengunduk aplikasi dari sumber pihak ketiga.
Tampaknya hal itu bukan kasus untuk Wizard's Unite saja meskipun sudah bisa berhasil menginstall aplikasi menggunakan metode ini.
Kabarnya Wizard's Unite akan menjadi game yang jauh lebih rumit daripada Pokemon Go yang dirilis.
Artefak dikumpulkan, karakter untuk diselamatkan dan serangkaian keterampilan rumit untuk naik level.
Gameplay Pokemon Go ini relatif sederhana dari berburu Pokemon dan berjuang di game.
Baca Juga: Triv Beri Tiket Gratis Film Avengers: Endgame, Begini Caranya
Namun pengembangnya telah mencatat bahwa fitur permainan di Harry Potter: Wizard's Unite ini dapat berubah selama versi beta.
Meski game Harry Potter: Wizard's Unite baru tersedia di Australia dan Selandia Baru di iOS dan Android dan tanggal rilis dunia belum diumumkan, namun penggemar serial penyihir ini dapat mendaftar di situs web Wizard's Unite atau pra-registrasi di Google Play Store.(HiTekno.com)
Berita Terkait
-
Mirip Harry Potter, Film Animasi Hexed Bawa Penonton ke Dunia Penyihir
-
Harry Potter and the Order of the Phoenix: Ketika Visi Gelap Menjadi Nyata!
-
Harry Potter and the Goblet of Fire: Turnamen Triwizard yang Sangat Seru!
-
Harry Potter and the Prisoner of Azkaban: Ancaman Nyata Ramalan Kematian!
-
Review Nobody Loves Kay: Representasi Perjuangan Gamer Menuju Puncak Dunia!
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Spesifikasi Lenovo Aurora GH15: Headset Gaming Murah dengan Baterai 1000 mAh
-
Vivo X Fold 6 Beri 'Sinyal Bahaya' pada Galaxy Z Fold 8, Apa Saja Fiturnya?
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google