Suara.com - Xiaomi sempat meluncurkan payung dengan nama Automatic Foldable Umbrella pada 2017. Dan baru-baru ini, payung Xiaomi kembali diluncurkan.
Payung Xiaomi terbaru menggunakan nama Empty Valley Automatic Umbrella dan dibekali dengan fitur canggih.
Baca Juga : Xiaomi Luncurkan Kipas Angin Dekstop, Tahan 12 Jam dengan Baterai
Sebenarnya, beberapa perusahaan mata rantai Xiaomi juga mengeluarkan berbagai payung, namun payung satu ini diproduksi langsung oleh Xiaomi.
Dikenal dengan sebutan Empty Valley, payung Xioami ini dibanderol dengan harga 49 Yuan atau Rp 100 ribuan.
Perangkat bernama Empty Valley Automatic Umbrella ini sudah bisa dibeli di situs Xiaomi Youpin dan masih terbatas dijual di China.
Namun terdengar kabar bahwa payung Xiaomi juga dijual di Mi Home sehingga ketersediaan secara global semakin terbuka lebar.
Payung tahan air yang baru membawa desain lipat otomatis tiga kali, memungkinkan pengguna mengoperasikan dengan satu tangan.
Dua orang dapat dengan nyaman berada di bawah payung Xioami berkat radius atap payung yang mencapai 58,8 sentimeter serta tinggi gagang payung 62 sentimeter.
Baca Juga: Murah Meriah, Xiaomi Luncurkan Kipas Angin Dekstop
Baca Juga : Setrika Uap Xiaomi Resmi Meluncur, Harganya Murah Banget
Payung Xioami sangat portabel karena dapat menyusut hingga memiliki tinggi 32 sentimeter dengan lebar 5 sentimeter.
Beratnya juga hanya 412 gram sehingga cukup enteng untuk dibawa ke mana-mana.
Bahan kain payung Xioami terbuat dari bahan yang tahan lama dan melindungi pengguna dari sinar ultraviolet Matahari.
Dikutip dari Gizmochina, perangkat disusun dengan struktur delapan tulang (eight-bone) sehingga dapat menahan angin kencang.
Dengan tombol sekali klik, pengguna dapat dengan mudah membuka payung tanpa harus mengeluarkan kekuatan apa pun.
Saat mengikatnya dan menjadikan portabel, pengguna butuh memberikan tekanan agar terlipat dengan rapi.
Payung Xiaomi dengan nama Empty Valley Automatic Umbrella hanya tersedia dalam varian warna hitam saja. (HiTekno.com)
Berita Terkait
-
Xiaomi Siapkan Mobil Listrik Berfitur Swap Battery?
-
3 Smartwatch Xiaomi Paling Layak Dibeli 2026: Fitur Kesehatan Canggih, Baterai Tahan 21 Hari
-
5 Rekomendasi HP Rp5 Jutaan: Performa Ngebut, Kamera Jernih, dan Memori Lega
-
4 Rekomendasi Smartwatch Xiaomi Termurah, Fitur Canggih dan Baterai Super Awet
-
10 HP Xiaomi yang Tak Lagi Dapat Update, Lengkap Termasuk Redmi dan POCO
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan