Suara.com - Ilmuwan China berhasil membuat sebuah kamera yang dapat menangkap gambar dari jarak 45 kilometer. Kamera ini berhasil diciptakan berkat bantuan teknologi berbasis LIDAR (Light Detection and Ranging) terbaru.
LIDAR sendiri merupakan teknologi penginderaan optik jarak jauh yang mengukur properti cahaya tersebar untuk menemukan jarak atau informasi lain dari target yang sangat jauh.
Ilmuwan China mengklaim bahwa teknologi berbasis LIDAR terbaru dapat menangkap gambar dari jarak sejauh 45 kilometer. Sebelumnya, detektor foto tersebut hanya mampu mengambil gambar dengan jarak 10 kilometer.
Cara kerja dari kamera ini ditunjukkan oleh Zheng-Ping Li, seorang fisikawan bersama dengan rekan peneliti lainnya dari Universitas Sains dan Teknologi China. Bahkan, kamera tersebut dapat memotret subjek di lingkungan perkotaan yang diselimuti kabut asap.
Para ilmuwan menggunakan teknik detektor foton tunggal yang dikombinasikan dengan algoritma pencitraan komputasi unik sehingga menangkap gambar resolusi super tinggi dari jarak jauh. Dilansir dari Technology Review, keuntungan besar dari pencitraan aktif semacam ini adalah foton yang dipantulkan dari subjek kembali ke detektor dalam rentang waktu tertentu.
Dengan kata lain, setiap foton yang ada di luar jendela bidik dapat diabaikan. Hal itu memungkinkan noise foto yang biasanya diciptakan oleh foton dapat berkurang signifikan. Tak hanya itu, para ilmuwan juga menggunakan laser inframerah dengan panjang gelombang 1.550 nanometer dan tingkat pengulangan 100 kilohertz.
Dengan menggunakan teleskop astronomi yang memiliki bukaan 280 mm, penelitian ini nantinya akan berguna ketika terjadi bencana atau keperluan penelitian objek jarak jauh. Saat ini, penelitian Zheng-Ping Li dan timnya telah diterbitkan di jurnal Arxiv pada 22 April lalu.
Berita Terkait
-
Duh, Mau Suvenir, Tiga Turis Ini Malah Curi Stalaktit Bersejarah
-
Trump Kembali Pukul China dengan Menaikan Tarif Barang Impor
-
Rampung Direnovasi, Patung Buddha Terbesar di Dunia Kembali Dibuka
-
Starbucks Bakal Hadapi Kedai Kopi Pesaing Barunya Asal China
-
Momen Memalukan Perdana Menteri Australia, Berbahasa China ke Orang Korea
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung
-
BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan
-
Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru
-
Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin
-
Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?
-
SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat
-
Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif
-
Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap
-
Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif
-
Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka