Suara.com - Dari semua produk realme yang dipasarkan di Indonesia, tidak ada satu pun yang 'bermain' di kelas premium.
Dua ponsel terakhir yang baru saja dirilis kemarin, realme 3 Pro dan realme C2, masuk dalam kategori ponsel mid-range dan entry-level.
Lantas, hal apa yang diinginkan realme dengan strategi marketingnya di Indonesia?
"Kami tidak memasang target (penjualan) pada brand realme secara keseluruhan," ujar Josef Wang, Marketing Director Realme SEA, di Depok, Jawa Barat, pada Rabu malam (8/5/2019).
Untuk saat ini, menurut Josef, realme hanya ingin mendekatkan diri dengan konsumen di Indonesia yang ternyata lebih banyak membutuhkan ponsel kelas menengah ke bawah.
Oleh karena itu, ia tidak terlalu berambisi untuk menggiring realme masuk ke deretan teratas pangsa pasar ponsel di Tanah Air.
"Saya pikir untuk industri ponsel, seperti yang kita bisa lihat berdasarkan data dari GFK atau IDC, brand-brand besar selalu konsisten di lima besar atau enam besar. Kami tidak terlalu memikirkan itu. Saat ini, kami hanya terus berusaha," imbuhnya.
Meski demikian, bukan berarti realme tidak ingin berkembang di Indonesia. Menginjak usianya yang baru satu tahun, submerek Oppo ini sudah memiliki penggemarnya tersendiri.
Bahkan, realme mengklaim telah memiliki lebih dari 600 ribu fans di Indonesia. Jumlah tersebut hampir mencapai 10 persen dari total fans realme di seluruh dunia yang melebihi 7 juta. Agar lebih dekat dengan konsumen di Nusantara, realme pun berencana membuka toko ekslusif keduanya di Indonesia.
Baca Juga: Hanya Rp 1 Jutaan, Ini Spesifikasi Realme C2
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung