Suara.com - Setelah merilis payung pintar dan kipas angin dekstop, kali ini Xiaomi merilis tempat sampah pintar. Baru dirilis di China, tempat sampah ini disebut Ninestars Smart. Ditanami dengan teknologi, tempat sampah ini tidak hanya berfungsi untuk menyimpan sampah agar tidak berantakan.
Ninestars Smart memiliki kapasitas 10 liter dan berbahan ABS yang dilengkapi dengan penyegel. Dengan kata lain, tempat sampah pintar ini dapat menjaga bau dari sampah di dalamnya agar tidak tercium.
Xiaomi mengandalkan motor elektrik untuk membuka dan menutup tempat sampah pintar ini. Selain itu, Ninestars Smart juga dapat mendeteksi secara otomatis tangan yang berada di atasnya saat ingin membuang sampah. Tempat sampah ini juga akan menutup secara otomatis setelah sampah masuk ke dalamnya.
Menariknya, tempat sampah pintar ini tidak akan terbuka jika tangan yang berada di atasnya kosong atau tidak memegang sampah apapun. Cara ini dilakukan untuk mencegah penyebaran bakteri karena sampah di dalamnya.
Dilansir dari Gizmochina, Ninestars Smart juga dilengkapi baterai yang dapat bertahan hingga 6 bulan. Namun, jika memakai baterai berjenis alkaline, Ninestars Smart diklaim dapat bertahan hingga 17 bulan.
Sayangnya, tidak diketahui dengan pasti apakah Xiaomi akan membawa Ninestars Smart ke pasar global. Tempat sampah pintar ini dibanderol dengan harga 129 yuan atau sekitar Rp 271 ribu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan