Suara.com - Beberapa waktu lalu, Oppo memperkenalkan lini produk terbarunya, Reno, di Indonesia. Namun, ponsel yang dihadirkan masih diproduksi di luar negeri sehingga belum bisa dipasarkan di Tanah Air.
Well, situ ini berubah setelah Oppo Reno terdaftar di situs Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia.
Di laman itu, Oppo Reno yang memiliki kode CPH 1917 dinyatakan lulus Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dengan nilai 35,05 persen.
Selain itu gawai tadi juga sudah tercatat di situs Ditjen SDDPI Kementerian Pos dan Telekomunikasi dengan nomor 61444/SDPPI/2019.
Dengan didapatkannya dua sertifikasi ini, legalitas Oppo Reno sudah memenuhi syarat untuk dipasarkan di Indonesia.
Meski sudah mendapatkan "lampu hijau" dari pemerintah, Oppo Indonesia sendiri masih merahasiakan waktu penjualan perdananya di Nusantara.
"Kami memiliki rencana untuk memberikan kesempatan terbatas kepada beberapa orang konsumen terpilih untuk memiliki perangkat Oppo Reno lebih awal, tingginya minat konsumen terhadap perangkat ini menjadi dasar pertimbangan kami. Sebagian besar konsumen setia Oppo sudah mulai aktif menanyakan keberadaan perangkat ini melalui media sosial kami," kata Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia, belum lama ini.
Meski belum menentukan mekanisme pemesanan Oppo Reno, namun Aryo Meidianto menyebut bahwa aktivasi ini akan bersifat online bersama e-commerce terbesar di Indonesia.
Kabar baiknya, Aryo Meidianto menjelaskan bahwa Oppo tengah mengusahakan agar Oppo Reno bisa sampai di tangan konsumen sebelum Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijrian.
Baca Juga: National Service Week dari Mercedes-Benz untuk Mudik Lebaran 2019
Artinya, ponsel yang kameranya bisa melakukan pembesaran digital maksimum hingga 60x ini akan hadir pada bulan Mei atau awal Juni 2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan