Suara.com - Tablet terbaru Apple kini tak lagi menggunakan sistem operasi iOS seperti para pendahulunya. Hal ini diketahui setelah CEO Apple, Tim Cook, memperkenalkan iPadOS, sistem operasi baru yang didesain khusus untuk iPad, dalam ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2019 yang berlangsung di California, Amerika Serikat pada 3-7 Juni 2019.
Lantas, apa saja fitur yang diusung iPad OS? Berikut ulasannya.
Mode Gelap
Melalui siaran persnya, Apple menyebut mode gelap pada iPadOS sanggup menghadirkan skema warna gelap yang dramatis di seluruh sistem, sehingga lebih ramah terhadap kesehatan mata.
Custom Fonts
Custom fonts dapat diinstal untuk digunakan di seluruh sistem dan diaplikasikan dalam membuat dokumen di iPad. Beberapa tipe Font yang bisa digunakan anyara lain seperti Adobe, DynaComware, Monotype, Morisawa, dan Founder.
Floating Keyboard
Papan ketik pada iPad ini diklaim Apple mampu menghemat ruang (penyimpanan data) dan memudahkan pengetikan dengan satu tangan. Pengguna iPad terbaru hanya cukup 'mencubit' layar untuk mengaktifkan mode keyboard ini dan menariknya ke bagian layar tertentu.
Foto
Baca Juga: Jelang WWDC 2019, Apple Siapkan 11 Model iPhone Baru
Soal galeri foto, iPadOS akan mengkurasi dan memilih foto dari galeri untuk menyoroti gambar terbaik secara otomatis. Selain itu, sistem juga akan menandai foto-foto yang dianggap penting oleh penggunanya, lengkap disertai dengan keterangan hari, tanggal, dan lokasi pengambilan foto.
iPadOS juga memiliki fitur pengeditan foto dan video yang lebih intuitif karena dilengkapi dengan tools baru yang mudah digunakan.
Sign In dengan Apple ID
Meskipun iPadOS merupakan sistem operasi yang baru, namun pengguna iPad hanya perlu mendaftarkan Apple ID mereka untuk bisa mencicipi OS ini.
Peta
Peta digital pada iPadOS bisa menampilkan bangunan-bangunan di sekitar jalan dalam format 3D.
Peningkatan Performa
Apple membuat seluruh sistem lebih responsif, mulai dari membuka Face ID yang kini lebih cepat, menemukan cara baru untuk mengonversi aplikasi iPad di App Store yang mengurangi ukuran unduhan hingga 50 persen, membuat pembaruan aplikasi hingga 60 persen lebih kecil, hingga menghasilkan peluncuran aplikasi dengan waktu yang dua kali lebih cepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
5 HP 5G RAM 12 GB Termurah Juni 2026, Performa Gak Kaleng-kaleng Mulai Rp2 Jutaan
-
iPhone 18 Pro Dikabarkan Punya Dua Kapasitas Baterai Berbeda, Ini Detailnya
-
Huawei nova 16z Resmi Meluncur, Kini Bisa Kirim Pesan dan Foto Lewat Satelit Tanpa Sinyal
-
4 HP Realme Paling Banyak Dicari di Toko Online: Spesifikasi Mantap, Harga Miring
-
23 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 2 Juni 2026: Panen 5000 Gems dan Draft Voucher
-
37 Kode Redeem FF Terbaru 2 Juni 2026: Amankan Token Bundle Golden Shade Hari Ini
-
Serangan NFC di HP Android Naik 188%, Penipu Kini Bisa Kuras Rekening dari Jarak Jauh
-
AI Percepat Serangan Siber, CrowdStrike Sebut Industri Keuangan dalam Bahaya
-
Asus Luncurkan Laptop ProArt P16 dan ProArt P14 yang Ditenagai oleh Superchip Nvidia RTX Spark
-
Daftar HP Samsung Ini Terancam Tidak Kebagian One UI 8.5, Galaxy S22 hingga Z Fold 4 Masuk?