Suara.com - Google, pada Selasa (4/6/2019), memasang doodle atau animasi mudik untuk ikut merayakan tradisi pulang kampung di Indonesia jelang hari raya Idul Fitri dan di saat bersamaan perusahaan Amerika Serikat tersebut juga memperingati 50 tahun parade LGBT di New York.
Khusus untuk pengguna di Indonesia, Google memasang doodle bertajuk Mudik 2019. Doodle itu hanya bisa dinikmati oleh para penggunanya di Indonesia.
"Mudik adalah tentang memperat ikatan dalam komunitas, menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga dan orang-orang yang dicintai, ikut serta dalam ritual, serta berziarah ke makam," tulis Google dalam penjelasan soal doodle Mudik 2019.
Sementara dalam waktu yang sama, Google doodle bertema Celebrating 50 Years Of Pride ditayangkan untuk pengguna di Amerika Serikat, Kanada, Eropa, Thailand, Jepang, Filipina, Afrika Selatan, Argentina, Chile, dan Peru.
Doodle bertajuk Celebrating 50 Years Of Pride itu memperingati kerusuhan di Greenwich Village, New York pada 28 Juni 1969 yang digerakkan oleh komunitas homoseksual di AS untuk memprotes penggerebekan polisi atas sebuah bar gay di daerah tersebut.
Kerusuhan itu kini diperingati dan dirayakan oleh komunitas LGBT sedunia sebagai tonggak awal perjuangan melawan diskriminasi terhadap kelompok-kelompok gender minoritas di dunia.
Menurut CNet, Google merupakan salah satu perusahaan raksasa dunia yang mendukung perjuangan melawan diskriminasi terhadap kelompok LGBT di dunia.
Memasuki Juni, yang di sejumlah negara dinobatkan sebagai bulannya gay dan lesbian, Google biasanya menghiasi mesin pencarinya dengan gambar pelangi ketika pengguna mencari kata gay, lesbian, atau transgender.
Untuk tahun ini gambar atau animasi yang menggambarkan perayaan komunitas LGBT di berbagai kota di dunia dipasang Google pada bagian atas mesin pencarinya.
Berita Terkait
-
Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia
-
Piala Dunia 2026 Memanas: FIFA Tolak Keberatan Mesir dan Iran Terkait Atribut LGBT
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Harga Fitbit Air Gelang Pintar Google, Lengkap dengan Spesifikasi dan Review
-
Jangan Gegabah Memasukkan Jurnalisme ke UU Hak Cipta
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen
-
7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo
-
5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam
-
5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak
-
Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma
-
4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi
-
Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad
-
Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia
-
8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan