Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump merasa bangga karena negaranya menjadi yang pertama menaklukkan Bulan lewat Apollo 11 pada 50 tahun silam. Namun di masa depan, Trump dalam pidatonya saat memperingati kemerdekaan AS, optimis dan berjanji akan membantu negaranya untuk menyambangi planet Mars.
"Bagi orang Amerika, tidak ada yang tak mungkin. Tepat 50 tahun silam pada bulan ini, dunia melihat dengan kagum saat astronot Apollo 11 terbang ke angkasa dengan nyala api dan nyali baja, dan meletakkan bendera Amerika kita yang hebat di permukaan Bulan," kata Trump seperti dikutip dari Space, Minggu (7/7/2019).
Pada kesempatan yang sama, presiden kontroversial itu juga menyapa direktur penerbangan Apollo, Gene Kranz yang juga hadir dalam acara tersebut. Trump lantas berjanji padanya soal penaklukan planet Mars oleh astronot AS.
"Gene, aku ingin kamu tahu bahwa kami akan kembali ke Bulan segera dan suatu hari yang juga segera, kami akan menanamkan bendera Amerika di Mars," tutup Trump.
Sebagai informasi, NASA berambisi kembali ke bulan pada tahun 2024. Kemudian setelahnya, mereka berencana untuk menjajaki Mars dan tidak menutup kemungkinan untuk tinggal di sana.
Berita Terkait
-
Patung Kayu Istri Donald Trump di Slovenia Picu Kontroversi
-
Alta Lauren Gunawan, Pengawal Wanita Donald Trump Keturunan Indonesia!
-
Soal Kerja Sama dengan Huawei, Ucapan Trump Tak Selaras dengan Pemerintah
-
Makanan Favorit Pemimpin Dunia, dari Jokowi, Trump hingga Kim Jong Un
-
Trump dan Xi Jinping Akhirnya Turunkan Tensi Perang Dagang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC