Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat telah mengumumkan bahwa perusahaan dari negaranya diizinkan untuk bekerja sama dengan Huawei. Namun, ucapannya tersebut tidak selaras dengan kebijakan pemerintah Amerika Serikat.
Departemen Perdagangan Amerika Serikat pun masih enggan mengeluarkan Huawei dari blacklist. Dilansir dari Tech Crunch, Wilbur Ross selaku Sekretaris Departemen Perdagangan Amerika Serikat, mengadakan konferensi pers untuk menjelaskan situasi saat ini.
Wilbur Ross mengatakan bahwa perusahaan Amerika Serikat diperbolehkan mengajukan izin menjual produknya kepada Huawei, tetapi dengan syarat perusahaan harus bisa menunjukkan teknologi yang dijual kepada Huawei tidak membahayakan keamanan nasional Amerika Serikat.
Meski telah diperbolehkan, Huawei sendiri masih masuk dalam blacklist, sehingga Departemen Perdagangan Amerika Serikat akan memeriksa lisensi atau produk yang dijual kepada Huawei.
Jika pihak berwenang menemukan bahwa lisensi atau produk yang dijual kepada Huawei berpotensi membahayakan keamanan nasional, maka pemerintah Amerika Serikat akan melarang perusahaan yang melakukan pengajuan izin dagang kepada Huawei.
Berita Terkait
-
Disinggung 5G Lebih Mahal dari Nokia dan Ericsson, Ini Jawaban Huawei
-
Huawei Daftarkan Paten Ponsel dengan Kamera di Bawah Layar
-
Jatuh dari Lantai 5, Honor 10 Masih Hidup Setahun Kemudian
-
Soal Kerja Sama dengan Huawei, Ucapan Trump Tak Selaras dengan Pemerintah
-
Huawei Mate 30 Bakal Punya Kamera Sirkular
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Garmin Rilis Pokmon Watch Face, Bikin Pantau Tidur Jadi Lebih Seru
-
Indosat Gandeng NVIDIA, Teknologi AI Kini Siap Menjangkau Seluruh Indonesia
-
Rincian Skor AnTuTu POCO X8 Pro Max: HP Flagship Killer dengan Chip Anyar Dimensity 9500s
-
55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
-
5 Cara Tahu Chat WA Sudah Dibaca untuk Pengguna Android dan iOS
-
Kolaborasi XLSMART dan Mitratel Dorong Digitalisasi Korporasi Indonesia
-
7 HP Murah Rp1 Jutaan dengan Performa Kencang, Cocok buat Upgrade Setelah Lebaran
-
25 Kode Redeem FC Mobile 23 Maret 2026: Bocoran Draft Icon Vieira dan Prediksi Anjloknya Harga Pasar
-
Bocoran Oppo Pad Mini: Tablet Kecil Rasa Flagship dengan Snapdragon 8 Gen 5
-
15 Prompt AI untuk Edit Foto Lebaran 2026, Hasil Ciamik dan Natural