Suara.com - Google telah menghapus beberapa aplikasi dari platform Play Store sebagai bentuk tindakan tegas karena aplikasi itu dianggap melanggar privasi dengan memata-matai pengguna.
Nikolaos Chrusaidos, Kepala Intelijen dan Ancaman Mobile Avast mengungkapkan bahwa deretan aplikasi ini tidak seharusnya berada di Google Play Store dan bisa diunduh secara bebas.
Ia menambahkan aplikasi ini bermasalah untuk privasi karena mempromosikan perilaku kriminal dan bisa disalahgunakan untuk memata-matai pengguna. Aplikasi-aplikasi ini disebut sebagai Stalkerware. Nikolaos Chrusaidos mengatakan bahwa timnya menggunakan apklab.io dan bekerja sama dengan Google untuk menghindari aplikasi-aplikasi itu.
Menurut ZDNet, aplikasi mencurigakan itu disebut-sebut dikembangkan oleh developer Rusia. Terdapat setidaknya tujuh aplikasi yang telah dihapus Google, di antaranya adalah Track Employees Check Work Phone Online Spy Free, Spy Kids Tracker, Phone Cell Tracker, Mobile Tracking, Spy Tracker, SMS Tracker, dan Employee Work Spy.
Ketujuh aplikasi tadi mungkin awalnya dibuat untuk membantu pengguna mengawasi kerabat. Namun, aplikasi malahan meminta akses ke ponsel pengguna yang mencakup informasi pribadi, seperti lokasi, mengumpulkan kontak, SMS, hingga riwayat panggilan telepon.
Jika pengguna memberikan izin akses, data tadi dapat disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab.
Terbit perdana di Hitekno.com/Amelia Prisilia
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pokemon Evolusi Mega ex Hadir dalam Format Starter Deck Siap Main
-
OLX Luncurkan Kategori Barang Gratis untuk Mempermudah Berbagi Selama Ramadan
-
Harga dan Spesifikasi Huawei Band 11 Series Resmi di Indonesia, Layar AMOLED 1,62 Inci
-
4 HP OPPO RAM 8 GB Paling Murah Februari 2026 Mulai Rp2 Jutaan
-
Ampverse Resmi Ekspansi ke Indonesia, Andalkan AI dan Gaming Intelligence
-
Alasan ASUS ExpertBook P1 P1403 Cocok untuk Pebisnis UMKM
-
5 HP Kamera Bagus untuk Lebaran Mulai Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Tak Perlu Sewa iPhone
-
Indosat HiFi Air Resmi Hadir, Internet Rumah Tanpa Kabel Bisa Dibawa Mudik dan Langsung Aktif
-
27 Kode Redeem FF 27 Februari 2026: Ada Skin SG2, Angelic, Hingga Bundle Jujutsu Kaisen
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 Februari 2026: Klaim Pemain OVR 117 dan Ribuan Gems Gratis