Suara.com - Samsung dan Xiaomi disebut meraup untung dari konflik antara pemerintah Amerika Serikat dan Huawei, demikian hasil studi Kantar World Panel seperti dilansir Trusted Reviews.
Seperti diwartakan sebelumnya pemerintah AS telah melarang perusahaan-perusahaan dalam negerinya untuk menjalin hubungan bisnis dengan Huawei. Termasuk yang dilarang adalah Google, pemilik sistem operasi Android yang kini menjadi otak ponsel-ponsel Huawei.
"Dampak dari pemberitaan buruk terlihat jelas dalam data, pangsa Huawei dari kuartal ke kuartal turun 1,9 poin di wilayah EU5 (Perancis, Jerman, Italia, Spanyol, dan Inggris). Indikasi awal adalah Samsung dan Xiaomi sebagai penerima keuntungan utama, sedangkan Apple mengalami sedikit kenaikan dalam penjualannya," ucap Dominic Sunnebo, Direktur Global Kantar.
Menurut Sunnebo, para konsumen yang awalnya tertarik dengan smartphone Huawei menunda untuk membeli dan memilih untuk melihat bagaimana perkembangan situasi antara Huawei dan Amerika Serikat ke depannya.
Karenanya, penjualan ponsel berbasis iOS mengalami penurunan 0,8 persen di Eropa dan 2,4 persen di Amerika Serikat. Diperkirakan karena harga iPhone terlalu mahal dan membuat konsumen mengurungkan niat untuk membeli model terbaru dan lebih memilih vendor lain seperti Samsung dan Xiaomi.
Berita Terkait
-
Xiaomi 17 Max Meluncur April 2026: Desain Mirip Ultra, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
Cara Menghilangkan Suara Keyboard HP Xiaomi, Tak Terganggu Lagi Bonus Baterai Awet
-
Xiaomi 17 Max Bakal Bawa Baterai Jumbo 8.000 mAh, Desain Mirip Versi Ultra
-
Moto Pad 60 Pro vs Huawei Matepad 12X 2026 Mana Paling Worth It? Selisih Rp4 Juta, Spek Beda Tipis
-
Daftar Harga HP Xiaomi Januari 2026, Cek Seri yang Naik dan Turun Harga
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Arc Raiders Tembus 12 Juta Pemain, Developer Bagikan Item Game Gratis
-
33 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 14 Januari: Sikat Paket 113-115 dan 15.000 Gems
-
Terpopuler: Realme Suguhkan HP Berkamera Superior, Ponsel GPS Akurat dan Tahan Banting untuk Ojol
-
68 Kode Redeem FF Terbaru 14 Januari: Ada Bundle Gojo, Parang Kento, dan Morse Gratis
-
Acer Gebrak Pasar dengan Aspire AI Copilot+ PC, Tipis tapi Bertenaga Monster!
-
Mudah, Begini Cara Berhenti Langganan Canva Terupdate 2026
-
Gameplay Resident Evil Requiem Bakal Muncul di RE Showcase Sebentar Lagi
-
Ancaman Siber Naik Level, ITSEC dan ADIGSI Bentuk Gerakan Nasional
-
Jadwal M7 Mobile Legends Swiss Stage Terbaru: ONIC Main Jam Berapa? Punya 1 Nyawa
-
Fitur Kamera Realme Neo 8 Terungkap: Dukung Zoom 120X dengan Desain Gaming