Suara.com - Sebuah penelitian mengungkap bahwa kurang dari satu abad, manusia akan hidup berdampingan dengan cyborg. Bahkan, cyborg akan mengalahkan kinerja dan menggeser posisi manusia.
Pandangan ini dikemukakan oleh seorang ilmuwan asal Inggris James Lovelock. Dia meramalkan, di mana kecerdasan buatan mengambil kendali dan mengawasi masyarakat manusia dalam waktu sekitar 80 tahun.
Namun, cyborg tidak akan memperbudak manusia, mesin-mesin itu hanya akan 'merawat' kita.
"Gagasan bahwa mereka akan menggantikan kita adalah konyol. Kami akan hidup berdampingan dengan mereka sama seperti kami berdampingan dengan tanaman, " kata Lovelock, yang akan berusia 100 tahun pada Sabtu depan.
"Saya menjadi sangat jengkel ketika orang-orang menganggap penerus kita sebagai kepala pelayan atau budak yang nyaman yang akan melakukan semua yang kita inginkan dan mereka di bawah kendali kita," kata ahli lingkungan dan futuris terkenal itu dilansir dari Metro.
Justru dia berharap bahwa manusia harus siap dengan apa yang akan dihadapi.
"Kita sekarang bersiap untuk menyerahkan karunia untuk mengetahui bentuk-bentuk baru makhluk cerdas. Jangan tertekan dengan ini," ujarnya.
Cyborg merupakan campuran dari daging hidup dan mesin cerdas, telah menjadi bahan pokok fiksi ilmiah selama beberapa dekade. Seringkali, mereka digambarkan sebagai 'sesuatu' yang akan menindas atau mengancam keberadaa manusia.
Pada dasarnya, menurut peneltian ini, cyborg hanya akan menjadi spesies berbeda yang hidup berdampingan dengan manusia. Lovelock paling terkenal dengan hipotesis Gaia, yang menyatakan fungsi Bumi sebagai sistem yang mengatur diri sendiri.
Baca Juga: Cyborg Pertama di Bumi: Sudah Saatnya Manusia Pisahkan Akal dan Tubuh
"Kebangkitan mesin hanyalah proses evolusi alami dan secara bertahap mereka akan menjadi penerus alami umat manusia," tukas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA
-
Kemarau, tapi Air Muara Musi Diprediksi Naik 3,7 Meter Sore Ini
-
Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa
-
Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli
-
Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone
-
Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'
-
Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi
-
Papua Bukan Tanah Kosong! Masyarakat Adat Nabire Tolak Tambang dan Pembanguna Pos Militer
-
Karhutla Hanguskan 18 Hektare Hutan di Sukabumi, Sejumlah Titik Masih Berasap