Suara.com - Pemadaman listrik yang terjadi di wilayah Jabodetabek, sebagian wilayah Jawa Barat, dan Jawa Tengah pada Minggu (4/8/2019), menimbulkan berbagai kerugian pada sebagian besar masyarakat Indonesia yang terkena dampaknya. Salah satunya seorang warganet yang membagikan kisahnya melalui Twitter ini.
Diunggah melalui akun @icccxa pada 5 Agustus, beberapa foto memperlihatkan puluhan ekor ikan koi yang mati karena pemadaman aliran listrik.
"Mati listrik berujung bencana untuk para ikan koi di rumah :((( udahan ya jangan mati listrik lagi ya @pln_123," tulis pemilik akun dalam kolom keterangan pada unggahannya.
Tidak hanya itu, pemilik akun pun mengaku bahwa sebagian besar ikan-ikan koi yang mati, merupakan ikan berusia tua yang telah dipelihara oleh almarhum ayah sejak ia masih duduk di bangku sekolah.
Tidak sedikit warganet yang turut bersedih atas kejadian yang menimpanya, tetapi sebagian juga menyarankan agar mempersiapkan genset, mengingat ikan koi tidak bisa bertahan lama tanpa pasokan oksigen. Unggahan itu sendiri telah dibagikan lebih dari 12 ribu kali ke sesama pengguna Twitter dan menuai beragam komentar dari warganet.
"Yang gue liat duit bukan ikan :(," tulis akun maledolk.
"Ini kalau ditotalin kerugiannya bisa bayarin UKT gue setahun kali ya," komentar oomuggles.
"Saya di Malang nggak kena pemadaman tapi kami sekeluarga sadar bahwa koi tidak bisa hidup tanpa supply oksigen. Dengan konsekuensi tersebut kita beli genset kecil sekadar untuk nyalakan pompa air kolam. Intinya, you must prepare apapun dan tidak bergantung," ungkap andiplatN.
"Ngga tega liatnya," tambah padloescodar.
Baca Juga: 7 Dampak Mati Listrik: Ikan Koi Mati Sampai Setrika Pakai Panci
Berita Terkait
-
Ribut Isu Pohon Sengon, PLN Bentuk Tim Telisik Penyebab Mati Lampu Massal
-
Fakta di Balik Foto Viral Perjuangan Petugas PLN Saat Mati Listrik
-
Terkuak! Ini Tunjangan Pegawai PLN yang Dipotong Akibat Mati Listrik Massal
-
Mati Lampu, Ibu Ini Punya Jurus Jitu Menyetrika Tanpa Listrik
-
Mati Lampu Banyak Artis Pindah ke Hotel, Ayu Ting Ting Pilih di Rumah
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali