Suara.com - Media sosial jika digunakan dengan benar bisa memberikan manfaat kepada banyak orang. Salah satunya seperti yang dilakukan akun Twitter @drhaltekehalte. Akun itu sendiri secara khusus mengulas berbagai jenis makanan yang dijual di sekitar halte bus atau stasiun.
Penjual dim sum yang diketahui berjualan di sekitar Stasiun Sudirman, Jakarta menjadi salah satu kuliner yang pernah diulas dalam akun itu. Tak disangka, ulasan ini membuat sebagian besar pengguna Twitter, entah yang sering pergi ke Stasiun Sudirman atau hanya melewatinya, mampir untuk membeli dim sum yang dijual oleh seorang lelaki paruh baya.
Kisah viralnya penjual dim sum ini pun dibagikan oleh akun Twitter @Fian_Achmd pada 14 Agustus. Ia mencuitkan bahwa kini gerobak penjual dimsum itu selalu terlihat antrean pembeli.
"Dari setahun yang lalu hampir tiap pagi ngebungkus dimsum ini buat sarapan. Dari masih jualan depan Alfamidi sampe kena usir pindah ke stumpy. Padahal bulan lalu bapaknya kalo pagi masih plonga-plongo duduk nunggu pembeli. Sekarang belinya harus pake antri. Makasih @drhaltekehalte," tulis pemilik akun @Fian_Achmd dalam kolom keterangan pada unggahannya.
Melihat unggahan ini, tak sedikit warganet yang turut membagikan pengalamannya ketika membeli dim sum tadi. Tak hanya itu, beberapa warganet pun menilai seharusnya seperti inilah media sosial berfungsi untuk membantu orang lain.
Unggahan itu sendiri kini telah dibagikan sebanyak lebih dari 1.200 kali kepada sesama pengguna Twitter dan menuai beragam komentar dari warganet.
"Sama... marena deket rumah (lama), sering beli dan dulu masih sepi. Sampe kadang mborong banyak supaya jualannya laku. Bukti positif dari the power of social media. Terimakasih @drhaltekehalte," tulis akun sipietz
"Setuju.. sebulan lalu jajan di sini jam 11 masih santai bisa duduk-duduk sambil ngobrol sama bapaknya. Sekarang kayaknya mustahil. Alhamdulillah semoga berkah buat yang memviralkan," komentar artha206
"Bener banget mas, tiap pulang turun di Sudirman malem waktu itu sepi banget, 1 2 yang beli, sempet nyesel ngga nyoba beli. Sekarang sold out terus MashaAllah," tambah lalasilviana
Baca Juga: Sidang MPR, Jokowi: Laporan Keuangan Pemerintah Dapat WTP Tiga Tahun
"Berkah banget DHKH ini. Waktu mampir ke sini, denger cerita bapaknya kaget dan bingung tiba-tiba rame bangeeet bahkan ada perusahaan toko online terkenal yang mesen sampe 4000 biji gak bapak ambil katanya gak sanggup. Bingung barangnya dari mana segitu banyak. Luar biasaa," ungkap adityaptrisepti
"Seperti inilah fungsi social media yang seharusnya," cuit kocengtan
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan