Suara.com - Sebagian besar pengguna gadget memilih menyimpan perangkat jadul karena memiliki kenangan tersendiri. Namun, menurut sebuah penelitian terbaru bahwa menyimpan atau mengoleksi gadget jadul dapat mengancam produksi perangkat elektronik seperti tablet, laptop, smartphone, dan smart TV di masa depan.
Penelitian yang dilakukan di Inggris itu menyebutkan bahwa menyimpan gadget jadul bisa membahayakan perkembangan teknologi, terutama terkait dengan produksi perangkat elektonik.
Dilaporkan, setidaknya sebanyak 40 juta gadget jadul diperkirakan telah disimpan di seluruh Inggris karena pemiliknya merasa enggan membuangnya.
Dilansir dari Metro, sebuah survei yang dilakukan oleh Royal Society of Chemistry (RSC) berhasil mengungkapkan, kebiasaan lebih dari 2 ribu orang terkait dengan gadget jadul.
Dilaporkan, sebanyak 45 persen dari objek penelitian mengatakan bahwa mereka memiliki setidaknya lima perangkat yang tidak digunakan. Perangkat jadul yang paling umum adalah ponsel dan laptop tua.
RSC menambahkan bahwa hal tersebut dapat menimbulkan tumpukan teknologi lama yang mengandung bahan-bahan berharga di dunia yang cepat habis. Bahan-bahan seperti indium, galium, dan perak digunakan dalam pembuatan perangkat elektronik.
Jika tren menyimpan gadget jadul terus berlanjut, maka pasokan alami dari bahan-bahan tersebut akan hilang dalam 100 tahun ke depan.
RSC juga menjelaskan bahwa selama masa hidup seseorang di Inggris, maka orang tersebut akan menghasilkan tiga ton limbah elektronik. Oleh karena itu, diperlukan tindakan yang cepat antara pemerintah, produsen, pengecer, dan konsumen untuk menanggulangi masalah tersebut.
Daur ulang yang terintegrasi sangat diperlukan untuk memastikan bahwa produksi perangkat elektronik akan tetap aman dalam lebih dari 100 tahun ke depan.
Baca Juga: Bikin Penasaran, Isi SMS di Ponsel Jadul Ini Terpotong
Berita Terkait
-
Penelitian Ini Buktikan Wireless Charging Perpendek Umur Baterai Ponsel
-
Kurang dari Satu Abad, Manusia Bakal Hidup Berdampingan dengan Cyborg
-
Penelitian Mengungkap Hewan Laut Misterius di Gurun Sahara
-
Ada Awan Bertengger di Atas Mars, Ini Penjelasannya
-
Makin Canggih, Ilmuwan Sebut Alzheimer Akan Bisa Dideteksi Pakai Smartphone
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Aksi Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil Berakhir, Empat Pelaku Dibekuk Polisi
-
Inggris Gugur, Harry Kane Sesali Taktik Parkir Bus saat Dibungkam Argentina
-
HUT ke-70, Danamon Terus Hadir Menemani Berbagai Fase Kehidupan Nasabah Lintas Generasi
-
Lebih Sehat dan Aman di Perut, Ini 4 Macam Ragi Alami untuk Membuat Roti
-
Dari Iseng Main CDID, Cdidel Kini Bangun Komunitas Lewat Live Streaming TikTok
-
Rilis Oktober, Prekuel Friday the 13th Pamerkan Teaser Perdana
-
IHSG Melonjak ke Level 6.100, WIFI Jadi Jagoan
-
Ngeri! Foto Korban Dimanipulasi AI Jadi Konten Pornografi, Pelaku Ditangkap
-
Mitsubishi Xforce Hybrid Meluncur, Jakarta - Bali Hanya Sekali Isi Bensin
-
Tak Hanya Salurkan KUR, Kopdes Merah Putih Bakal Jadi Outlet Bank hingga Penyalur Bansos