Tekno / Sains
Senin, 09 September 2019 | 15:20 WIB
Awak media India menantikan kabar pendaratan pesawat antariksa Vikram, yang menjadi bagian dari misi Chandrayaan-2, di Bulan pada 6 September 2019. [AFP/Manjunath Kiran]

Suara.com - Pesawat antariksa India yang hilang ketika sedang berupaya mendarat di permukaan Bulan telah berhasil ditemukan, demikian diumumkan oleh badan antariksa India (ISRO), Minggu (8/9/2019).

Kamera-kamera pada orbiter, satelit yang bertugas mengitari Bulan, sudah berhasil menemukan lokasi Vikram (nama pesawat pendarat) itu di permukaan Bulan. Meski demikian, ISRO belum bisa menjalin kontak dengan pesawat pendarat tersebut.

"Pasti telah terjadi pendaratan keras (hard landing)," kata Kailasavadivoo Sivan, kepala ISRO seperti dilansir The Guardian.

Seperti diwartakan sebelumnya, ISRO pada Sabtu (7/9/2019) mengaku pihaknya kehilangan kontak dengan Vikram ketika pesawat itu tinggal 2 kilometer lagi dari permukaan Bulan.

Vikram dan satelit orbiter itu merupakan bagian dari program Chandrayaan-2, misi ambisius India untuk menjadi negara keempat di dunia - selain Amerika Serikat, Uni Soviet, dan China - yang berhasil menginjak permukaan Bulan.

Di dalam perut Vikram, terdapat sebuah kendaraan atau rover bernama Pragyan, yang bertugas sebagai kendaraan penjelajah. Pragyan, yang cuma bisa menempuh jarak 500 meter dan memiliki masa hidup selama 14 hari, tadinya akan mengumpulkan serta mengirimkan data juga foto-foto dari permukaan Bulan ke Bumi untuk dianalisis.

Chandrayaan-2 diluncurkan pada 22 Juli lalu. Misi diantar keluar angkasa oleh roket Geosynchronous Satellite Launch Vehicle (GSLV) Mark III. Roket berbobot 3,8 ton itu membawa tiga modul: orbiter, Vikram, dan Pragyan.

Pada 20 Agustus kemarin India dengan bangga mengumumkan bahwa misi Chandrayaan-2 telah berhasil memasuki orbit Bulan. Pada 2 September kemarin, Vikram berhasil diluncurkan dari orbiter dan sedianya mendarat di permukaan Bulan pada Sabtu pagi.

Hingga saat ini, ISRO masih terus berusaha menghubungi Vikram. Meski ada dugaan, pesawat pendarat itu hancur akibat terjatuh di permukaan Bulan.

Baca Juga: Ambisi India Mendarat di Bulan Pupus di Saat-saat Terakhir

Load More