Suara.com - Oppo seri A menjadi tulang punggung merek Oppo untuk menguasai pasar ponsel pintar di Indonesia, demikian dikatakan PR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto di Jakarta, Selasa (17/9/2019).
Seperti diwartakan sebelumnya, pada Agustus lalu Oppo mengklaim telah menguasai pasar ponsel Indonesia dengan menggusur Samsung. Klaim ini dibantah oleh Samsung.
“Kontribusi 60 persen A series. Selanjutnya, sekarang ada Reno, Find, A sama K. Seri K khusus untuk online, jadi F series akan dihentikan dengan A9 2020 karena spesifikasinya kurang lebih sama,” ujar Aryo ditemui usai peluncuran Oppo A9 2020.
Aryo berharap peluncuran Oppo A9 2020 dapat memperkuat posisi Oppo di pasar Indonesia, terutama di mata generasi Z yang menjadi target pasar Oppo.
“Ketika kami mengeluarkan A9 2020, sangat jelas sekali bahwa kami menyasar anak-anak generasi Z,” kata dia.
Oppo seri A juga diharap mampu mengisi ruang pasar yang masih membeli dengan cara konvensional. Sebab, tidak seperti seri K yang hanya dijual secara online, Oppo seri A akan dijual hingga pelosok Indonesia.
“Kalau seri K yang beli first dan second tier city. A series ini sampai pelosok-pelosok, mungkin yang di pelosok itu tidak tahu sistem online, mereka mungkin lebih percaya dengan sistem tradisional di mana mereka harus datang ke toko untuk melihat barang dan beli. Inilah target A series,” ujar Aryo.
Pada Agustus lalu Oppo, melansir data perusahaan riset Canalys, mengklaim menguasai Indonesia dengan pangsa pasar 26 persen. Samsung disebutnya turun ke posisi dua dengan penguasaan pasar 24 persen.
Baca Juga: Oppo A5 2020 Diluncurkan, Spesifikasinya Mirip Oppo A9 2020
Klaim Oppo ini dibantah Samsung. Merek asal Korea Selatan itu, menyitir temuan perusahaan riset Gfk, mengaku masih menguasai pasar ponsel pintar Indonesia. Samsung bahkan mengklaim menguasai lebih dari 60 persen pasar ponsel premium di Tanah Air.
Berita Terkait
-
6 Pilihan HP OPPO Snapdragon RAM 8 GB yang Performanya Ngebut
-
Pasar HP Asia Tenggara Anjlok 15 Persen, Samsung Malah Tumbuh 6 Persen
-
OPPO Find X10 Tak Kejar Charging Kencang, Pilih Baterai Jumbo 8.000mAh
-
5 HP OPPO RAM 8 GB dan Memori 256 GB Termurah Mulai Rp2 Jutaan
-
5 HP OPPO yang Mirip iPhone, Desain Premium Mulai Rp2 Jutaan
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan