Suara.com - Huawei Mobile Indonesia memperkenalkan Huawei Nova 5T di Jakarta, Rabu (25/9/2019). Gawai anyar itu diklaim punya performa lebih tinggi di antara ponsel kelas menengah.
"Huawei Nova 5T untuk konsumen smart yang menyukai fotografi. Intinya, kita membawa fitur ponsel flagship di kelas menengah," kata Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei CBG Indonesia, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Rabu (25/9/2019).
Sedangkan untuk teknisnya, Edy Supartono selaku Training Director Huawei CBG Indonesia mengatakan bahwa Huawei Nova 5T dibangun oleh tiga pilar utama.
"Nama T itu diambil dari kata talent yang mewakili konsep Huawei Nova 5T, yaitu talent for design, talent for photography, dan talent for entertainment," sambung Edy.
Layar
Huawei Nova 5T punya layar 6,24 inci beresolusi FHD+ (2340 x 1080 piksel) dengan punch hole untuk memaksimalkan pengalaman penggunanya saat menikmati konten.
Ponsel ini juga didesain untuk penggunaan satu tangan karena beratnya hanya 174 gram dengan ketebalan 7,87 mm. Bagian uniknya, sensor sidik jari pada Huawei Nova 5T berada di samping ponsel yang bisa merespon dengan waktu 0,3 detik saja.
"Desainnya 3D holographic. Makanya mengkilap jika dilihat dari berbagai sudut. Warnanya crush blue dan midsummer purple yang dijual secara terbatas di negara tertentu, termasuk di Indonesia," terang Edy.
Baca Juga: Tanpa Google, CEO Huawei Optimistis Mate 30 Laku Keras
Kamera
Beralih ke urusan fotografi, Huawei Nova 5T dibekali empat kamera. Komposisinya: kamera utama 48 MP aperture f/1,8 dengan sensor CMOS berukuran 0,5 inci, ultra wide 16 MP yang bisa menangkap ruang hingga 117 derajat, lensa bokeh 2 MP, dan lensa makro 2 MP yang bisa dipakai memotret dengan jarak terdekat 4 cm.
Sementara itu, kamera selfienya beresolusi 32 MP, lengkap dengan dukungan AI bisa mendeteksi obyek foto sehingga bisa menentukan komposisi pengaturan yang tepat saat swafoto.
Dapur pacu
Bicara soal dapur pacu, spesifikasi Huawei Nova 5T ditenagai prosesor Kirin 980 SoC berukuran 7 nm yang dipadukan dengan RAM 8 GB dan memori internal 128 GB.
Untuk memfasilitasi mobilitas penggunanya, ponsel ini dilengkapi baterai 3750 mAh, yang sudah didukung Huawei Super Charge dengan daya 22,5 Watt. Huawei mengklaim, teknologi pengisian daya cepat ini sanggup mengisi 50 persen baterai hanya dalam waktu 30 menit.
Harga
Huawei Nova 5T bisa dipesan mulai 26 September - 2 Oktober 2019 di toko resmi dan sejumlah mitra Huawei seharga Rp 6,9 juta. Konsumen juga berhak mendapatkan wireless earphone, Huawei smartband, charger mobil dengan nilai total Rp 2,6 juta.
Berita Terkait
-
Huawei MatePad Pro Max Meluncur, Tantang Dominasi Laptop dengan AI PC-Level dan Desain Tertipis
-
HUAWEI MatePad Pro Max Segera Meluncur di Indonesia, Tablet AI 13 Inci Tipis Siap Gantikan Laptop?
-
Indonesia Kejar Investasi AI China, Airlangga Ungkap Hasil Pertemuan dengan Huawei dan ByteDance
-
Huawei MatePad Mini Resmi Meluncur, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Dibanderol Rp8,9 Juta
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak