Suara.com - Demo mahasiswa yang menolak RUU memiliki cerita unik di baliknya, salah satunya yang viral poster demo mahasiswa yang sindir gamer. Keasikan push rank di game Mobile Legends, para pendemo ini berharap agar gamer berhenti push rank untuk fokus dengan masalah negara.
Unggahan mengenai poster demo mahasiswa yang sindir gamer ini diunggah akun @mobilelegendswtf pada Rabu (25/9/2019) lalu.
Nampak dalam unggahan tersebut sekelompok mahasiswa tengah melakukan demo menolak RUU. Seorang mahasiswa dengan poster yang dibawanya mencuri perhatian karena berisi pesan menohok untuk para gamer.
Sadar bahwa banyak isu penting terkait negara yang saat ini panas dan menjadi sorotan, mahasiswa ini berharap agar gamer berhenti push rank dan peduli dengan masalah negara yang sedang terjadi.
''Negara ini darurat! Stop push rank!'' tulis poster yang dibawa mahasiswa ini.
Cukup menyindir para gamer yang sering disibukkan dengan push rank pada game Mobile Legends, poster saat demo mahasiswa ini langsung viral dan mencuri perhatian para gamer.
''Nanggung dikit lagi naik ke master'' tulis akun @balinggbambu menolak untuk berhenti push rank.
''Untung gue PUBG bukan rank'' komentar akun @sultanmahbebas1932.
''Stop push rank, ayok kita demo'' ungkap pemilik akun @igha_tiwie.
Baca Juga: Pas Digunakan Push Rank, Ini 5 Hero Support Terbaik Versi ONIC Drian
''Kayanya dia kesal epic mulu dari tadi makanya gitu'' tulis netizen dengan akun @dimazgamings.
Cukup menyindir para gamer, poster saat demo mahasiswa ini beberapa disetujui oleh netizen. Namun beberapa juga tidak disetujui. Banyak yang justru memilih untuk tetap fokus push rank game Mobile Legends. Kalau kamu, gimana nih gamers?
Berita Terkait
-
Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional
-
Berawal dari Hobi Main Game, Konten Kreator Sahrul Agusti Kini Jadi Pengusaha Digital
-
LG UltraGear 45GX950A-B, Monitor OLED 45 Inci Cocok untuk Gamer Profesional
-
AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen
-
Review Nobody Loves Kay: Representasi Perjuangan Gamer Menuju Puncak Dunia!
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali