Suara.com - Para astronom menemukan sebuah eksoplanet baru yang berjarak 30 tahun cahaya dari Bumi. Menurut teori pembentukan planet, planet yang dikatalogkan sebagai GJ 3512b ini seharusnya tidak ada dan tidak terbentuk. Pada kenyataannya, planet tersebut ada dan berhasil teramati.
Penemuan tersebut dilakukan oleh sekelompok astronom dari Observatorium Calar Alto di Spanyol, melalui instrumen berupa spektograf inframerah. Penelitian mengenai planet tersebut kini dilanjutkan oleh kelompok astronom dari Universitas Bern di Swiss.
Sebagaimana dilansir dari laman EarthSky, planet tersebut dianggap terlalu besar untuk bintang induknya, GJ 3512. GJ 3512 ini sendiri merupakan sebuah bintang kerdil yang hanya memiliki massa sekitar sepersepuluh massa Matahari. Sedangkan, planet GJ 3512b merupakan planet gas raksasa yang memiliki massa sekitar setengah massa Jupiter.
"Bintang-bintang kecil seperti GJ 3512 seharusnya hanya diorbiti planet seukuran Bumi atau yang sedikit lebih masif. Sedangkan GJ 3512b adalah planet raksasa, lebih masif daripada planet yang seharusnya bisa ada dalam model teoretis untuk bintang sekecil itu," ucap Christoph Mordasini, seorang profesor di Universitas Bern.
Dengan kata lain, planet GJ 3512b seharusnya tidak ada. Namun, planet yang mengorbit bintangnya setiap 204 hari itu ditemukan oleh astronom.
Menurut para astronom, kemungkinan besar GJ 3512b terbentuk oleh peristiwa keruntuhan gravitasi. Meski begitu, masih banyak misteri yang tersembunyi.
Salah satunya, para astronom masih belum mengetahui mengapa planet ini tidak terus tumbuh dan berimgrasi lebih dekat ke bintang induknya karena kedua masalah tersebut seharusnya terjadi jika planet ini terbentuk dari keruntuhan gravitasi.
Di sisi lain, penemuan GJ 3512b ini menunjukkan bahwa alam semesta tidak dapat diprediksi dan selalu penuh kejutan. Ketika para astronom menemukan sesuatu yang seharusnya tidak ada, tetapi kenyataannya berkata lain, hal itu adalah ilmu baru dalam dunia sains.
Baca Juga: Kisah Driver Ojol Dapat Orderan Fiktif dan 4 Berita Tekno Pilihan
Berita Terkait
-
Astronom Deteksi Eksoplanet dengan Orbit Paling Ekstrem
-
Akhirnya! Air Ditemukan di Planet di Luar Tata Surya Kita
-
Astronom Temukan Planet Raksasa Bermassa 2.800 Kali Lebih Besar dari Bumi
-
Teror Bumi, Astronom Cari Tahu Sinyal Misterius dari Luar Angkasa
-
Astronom Internasional Temukan Planet Baru yang Bisa Dihuni Manusia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming
-
Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara
-
Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu
-
Nissan Navara PRO-4X Tampil Gagah di GIIAS 2026 dengan Mesin Turbo Diesel
-
37 Ribu Siswa Keracunan MBG, Amnesty International Desak Pemerintah Hentikan Program
-
Panas! Ejekan Justin Hubner ke Timnas Vietnam Berbuntut Panjang
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok