Suara.com - Masa kecil merupakan waktunya bermain, namun siapa sangka jika bocah kecil ini malah gantikan peran orangtuannya yang membuat warganet gemas.
Seorang warganet dengan akun Twitter bernama @ndarualksn membagikan sebuah thread yang menampakkan seorang bocah cilik yang ikut kenduri.
Foto di dalam thread yang dibagikan berhasil viral di Twitter setelah mendapatkan lebih dari 3.700 Retweet dan 3.400 Like.
Ratusan warganet ikut berkomentar kocak dan ada juga yang mengenang masa lalu ketika mereka juga diminta untuk ikut kenduri.
Dalam tradisi khususnya di Jawa dan beberapa daerah lainnya di Indonesia, kenduri merupakan sebuah acara jamuan pembagian makan untuk memperingati suatu peristiwa, syukuran dan sebagainya.
Biasanya, ketika memperingati hari kematian, syukuran kelahiran, atau pernikahan, masyarakat Jawa melakukan tradisi kenduri.
Terdapat momen unik di dalam sebuah thread yang menampakkan seorang bocah cilik ketika sedang mengikuti kenduri.
Netizen dengan akun bernama @ndarualksn membuat thread dengan caption lucu yaitu "Bapak: wakilin bapak kendurian nak. Aku yang baru banget pulang main: siap pak".
Akun tersebut mengklaim dan mengilustrasikan bahwa bocah cilik itu ikut kenduri untuk mewakili bapaknya yang tidak bisa datang.
Baca Juga: Viral di Twitter, Ada yang Unik, Perhatikan Baju Jemaah Salat di Masjid Ini
Si bocah cilik tampak memakai topeng dan menggunakan kaos biasa saat mengikuti kenduri.
Meski tamu kenduri menggunakan baju resmi seperti baju batik dan pakaian koko, bocah cilik tersebut tampak sangat santuy menggunakan kaos biasa.
Seperti tamu kenduri lainnya, si bocah cilik juga ikut berdoa saat ritual pemanjatan doa dimulai.
Atas aksi unik itu, warganet memberikan beragam komentar kocaknya.
"Gw sering nih begini dulu, padahal males karena nggak bisa gabung ke inner circle bapak-bapak..haha," komentar @sgpradana.
"Yang lain dapet nasi berkat, dia dapetnya kinderjoy," tulis @yogiandariwan.
"Wkwkwk, gak pakai peci malah pakai topeng, bikin ngakak," canda @ratihangg.
Itulah tadi aksi unik bocah ketika ikut kenduri sehingga viral di Twitter, bagaimana pendapat kamu?
Berita Terkait
-
Tim Produksi Hidden Eye Minta Maaf Usai Salah Pakai Foto Masa Kecil Hyunjin
-
Belajar Memeluk Luka Masa Kecil Lewat Buku How to Heal Your Inner Child
-
Kumpulan Prompt AI Edit Foto Masa Kecil vs Masa Kini, Hasil Estetik dan Emosional
-
Trauma Masa Kecil dan Topeng Sosial dalam Novel Andreas Kurniawan
-
Guru SD Ungkap Beratnya Tekanan Al dan El Waktu Kecil: Sekarang Gak Gila Saja Alhamdulillah
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular