Suara.com - Rahasia emas yang hilang dari Ksatria Templar ada kemungkinan ditemukan. Para arkeolog di kota pantai Israel, Acre, telah menemukan jaringan terowongan bawah tanah tersembunyi yang mereka yakini milik para laskar prajurit Katolik yang terkenal itu.
Selama Perang Salib di abad 11, 12 dan 13 Ksatria Templar berperang atas nama gereja Katolik untuk mencoba dan mengklaim Tanah Suci dari umat Islam. Diyakini, mereka mungkin menggunakan terowongan ini untuk memindahkan emas selama aksi perang tersebut.
Sejak runtuhnya ordo pada 1300-an, pemburu harta karun telah mencari emas yang mungkin mereka tinggalkan. Sebuah film dokumenter National Geographic mengikuti tim arkeolog yang dipimpin oleh penjelajah Amerika Dr Albert Lin ketika mereka menggunakan teknologi canggih untuk menggali terowongan di bawah Acre, yang diketahui sebagai salah satu markas terakhir.
"Aku di Israel mencari Knights Templar. Para laskar prajurit ini adalah legenda, dan demikian pula emas mereka. Selama Perang Salib, Ksatria Templar bertempur demi Tuhan, emas dan kemuliaan. Di suatu tempat di kota Acre modern terletak pusat komando mereka, dan mungkin harta mereka," kata Dr Lin sebagaimana dilansir laman Metro.
Menggunakan jenis laser berdenyut yang dikenal sebagai perangkat Light Detection and Ranging (LiDAR), tim dapat memindai di bawah tanah tanpa mengganggu apa pun. Kelompok Nat Geo mengungkapkan tidak hanya terowongan, tetapi juga rumah jaga yang tersembunyi di bawah kota modern.
Mereka memindai jejak benteng dan menciptakan kembali markas besar Templar dengan model 3D yang mengesankan. Itu menunjukkan bagaimana para Ksatria Templar memindahkan emas dari pelabuhan ke 'menara harta' tanpa risiko serangan.
"Terowongan tersembunyi Templar merayap di bawah jalan. Mereka diam-diam mengangkut emas ke benteng puncak Acre', sebagai menara harta karunnya," kata Dr Lin.
Menara itu sendiri terkubur di bawah tanah dan batu, sehingga tidak jelas apakah akan ada upaya untuk digali di masa depan. Jadi, meskipun petunjuk baru yang vital ini telah ditemukan, di mana tepatnya emas yang hilang milik Ksatria Templar tetap menjadi misteri.
Baca Juga: Cara Menghapus Aplikasi Bawaan Android Tanpa Rooting
Berita Terkait
-
Arkeolog Temukan Sendok dan Garpu Prasejarah di Gua Lowo
-
Arkeolog Temukan Puing New York Berusia 5.000 Tahun
-
Marak Perburuan Harta Karun Sriwijaya, Balai Arkeolog Sumsel Lakukan Ini
-
Wow! Arkeolog Temukan iPhone dari 2.137 Tahun Lalu
-
Bongkahan Batu Diduga Terkait Situs Candi Gedog di Blitar Kembali Ditemukan
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala
-
Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League
-
Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!
-
SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan
-
RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang
-
5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian
-
4 Shio Paling Beruntung 30 Agustus 2026: Siap-Siap Panen Rezeki di Akhir Bulan
-
Tragedi Drag Race Jadi Alarm, IMI Sebut Tak Semua Daerah Punya Venue Layak
-
Siswa di Kampar Diduga Dianiaya Senior, Sempat Dilarikan ke RS karena Hidung Patah
-
Tujuh Perusahaan Antre IPO di BEI, Dua Punya Aset Jumbo