Suara.com - Seiring berjalannya waktu, semakin banyak warung makan yang sadar akan bahaya sampah plastik. Salah satunya penjual ayam geprek berikut ini.
Beberapa waktu lalu, publik dikejutkan dengan kisah salah seorang warganet yang kerap membeli ayam geprek melalui aplikasi online.
Dari foto yang diunggah oleh akun Twitter @FOODFESS2 ini, tampak sepotong ayam geprek dan seporsi nasi dikemas menggunakan plastik lengkap dengan piring kaca.
Ternyata usut punya usut, sang pemilik warung makan ingin mengurangi penggunaan plastik untuk kemasan ayam geprek yang dijualnya itu.
"(titipan) fess, Aku tadi ngegofood ayam geprek, harganya cuma Rp 13 ribu, dan kemasannya menarik, lebih bagus kalau wrapnya nggak pakai plastik," cuit @FOODFESS2, dikutip Suara.com, Jumat (1/11/19).
Alhasil, aksi ramah lingkungan yang dilakukan oleh warung ini mendadak jadi sorotan.
Tidak sedikit warganet yang memberikan tanggapan terkait ayam geprek bonus piring kaca tersebut lewat kolom komentar.
"Busett beli 12 kali udah dapet selusin itu," tutur salah seorang warganet.
"Beli 50 kali bisa untuk acara ramah tamah di rumah," imbuh warganet lainnya.
Baca Juga: Anti Mainstream, Kemasan Ayam Geprek Ini Bikin Kaget
Sampai saat ini, cuitan akun @FOODFESS2 tersebut telah mendapatkan lebih dari 3 ribu likes.
Wah, menarik juga ya cara penjual ayam geprek ini mengurangi sampah plastik. Adakah di antara kalian yang pernah mengalami peristiwa serupa saat membeli makanan melalui aplikasi online?
Berita Terkait
-
Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Tak Lagi Jadi Sampah, Bagaimana Peneliti BRIN Sulap Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Ramah Lingkungan?
-
Purbaya Serahkan Becak Listrik di Yogyakarta buat Pariwisata Ramah Lingkungan
-
Inovasi Produk Water Based Rendah Emisi Ciptakan Kualitas Ramah Udara
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga