Suara.com - Grup WhatsApp menjadi salah satu polemik bagi para penggunanya. Pasalnya, pengguna WhatsApp kesulitan menolak undangan masuk grup.
Rupanya, masalah ini didengar pihak WhatsApp dan akhirnya memperkenalkan fitur tolak ajakan masuk grup. Fitur ini merupakan bagian dari opsi pengaturan privasi dan sistem mengundang seseorang ke grup.
Sebelumnya, siapa saja yang diundang ke grup WhatsApp dibuat tidak punya pilihan lain selain sepakat masuk. Pengguna seolah tidak diberikan pilihan lain untuk menolak ajakan masuk grup tersebut.
Fitur yang dirilis pada Rabu (6/11) lalu, cara penggunaan fiturnya cukup mudah. Pertama, Anda masuk ke WhatsApp, lalu ke Pengaturan, kemudian pilih Akun, lalu masuk ke Privasi.
Nantinya, ada opsi Grup yang tersedia dalam tiga pilihan kategori agar Anda bisa mengatur ajakan bergabung dengan grup WhatsApp.
Opsi 'Everyone', berarti siapa saja bisa menambahkan Anda ke dalam grup. Opsi 'My Contact' hanya untuk kontak Anda yang bisa mengundang ke dalam grup.
Opsi yang terakhir 'My Contact Except' untuk memilih siapa saja yang bisa mengajak Anda ke dalam grup.
WhatsApp menjelaskan bahwa fitur ini bisa membuat pengguna memiliki kontrol lebih terhadap pesan grup yang bisa diterima atau tidak diterima.
Lebih lanjut, WhatsApp menyebut bahwa secara perlahan fitur tolak ajakan masuk grup WhatsApp ini sudah dapat digunakan oleh seluruh pengguna aplikasi ini.
Baca Juga: Lama Tidak Muncul, Eyang Subur Sekarang Jadi YouTuber Lho!
Nah, kini Anda bisa menolak masuk ajakan grup dengan cara halus bukan? Selamat mencoba!!
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan