Suara.com - Google, pada Selasa (12/11/2019), turut merayakan Hari Ayah Nasional di Indonesia. Perayaan itu dihelat Google Indonesia dengan menayangkan doodle animasi, yang mengisahkan seekor bebek sedang merawat anak-anaknya.
Google doodle yang merayakan Hari Ayah Nasional itu cukup unik, karena terdiri dari tiga cerita yang bisa dimainkan terpisah dengan menekan tombol play.
Adapun Google Doodle Hari Ayah Nasional itu hanya bisa disaksikan di Indonesia.
Lalu dari mana mulanya perayaan Hari Ayah Nasional itu?
Menurut Kementerian Pendidikan, Hari Ayah Nasional pertama kali dideklarasikan di Solo, Jawa Tengah pada 2006 dan kemudian ditetapkan untuk dirayakan setiap tanggal 12 November.
Hari Ayah Nasional lahir atas prakarsa paguyuban Satu Hati, lintas agama dan budaya yang bernama Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP). Uniknya perayaan itu terpantik saat PPIP menggelar sayembara menulis surat di tengah peringatan Hari Ibu di Solo.
Ketika itu salah satu peserta mengajukan pertanyaan yang menggelitik, "Kapan diadakan sayembara menulis surat untuk Ayah?"
PPIP lalu berusaha mencari informasi tentang hari ayah, hingga audiensi ke DPRD kota Surakarta. Mereka menanyakan kapan Hari Ayah di Indonesia dan jika belum ada, bolehkan seseorang atau lembaga menetapkan satu hari yang dijadikan sebagai Hari Ayah Nasional.
Berangkat dari sana, PPIP melalui kajian yang cukup panjang, menggelar deklarasi dan menetapkan tanggal 12 November sebagai Peringatan Hari Ayah Nasional.
Baca Juga: Hari Ayah Nasional: 3 Seleb Bicara Soal Ayah, Nicholas Saputra Terbata-bata
Di hari dan jam yang sama, deklarasi Hari Ayah juga dilakukan di Maumere, Flores, NTT. Dalam deklarasi itu juga diluncurkan buku Kenangan untuk Ayah yang berisi 100 surat anak Nusantara yang diseleksi dari Sayembara Menulis Surat untuk Ayah.
Berita Terkait
-
Kapan Hari Ayah di Indonesia? Beda dengan Tanggal Internasional, Ketahui Sejarahnya
-
Google Doodle Hari Ayah 2025, Simbol Cinta dan Peran Ayah dalam Tumbuh Kembang Anak
-
Kumpulan Doa Menyentuh Hati untuk Ayah di Hari Ayah Nasional 12 November 2025
-
Apa Bedanya Hari Ayah 12 November dengan Hari Ayah 15 Juni? Ini Asal-usulnya
-
25 Ucapan Hari Ayah Nasional 2025 yang Simpel dan Penuh Makna
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?